» » » » » Polisi 'Narkoba' Idha Nyaris Jadi Suami Bupati

Polisi 'Narkoba' Idha Nyaris Jadi Suami Bupati

Penulis By on Minggu, 31 Agustus 2014 | No comments

JAKARTA – Seperti dikutip dari laman Tempo.co,bahwa Istri Ajun Komisaris Besar Idha Endi Prasetyono, yang tertangkap membawa narkoba 6 kilogram di Bandara Kuching, Malaysia, pada Sabtu, 30 Agustus 2014, pernah berniat mencalonkan diri sebagai Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada 2013. Namun hasratnya itu batal meski Idha sudah dipindahkan dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara ke Polda Kalimantan Barat.

Titi Yusnawati juga pernah membuat heboh pada Januari lalu kala melapor ke polisi setelah mengaku kehilangan perhiasan senilai Rp 19 miliar diletakkan di bagasi Lion Air penerbangan dari Bandar Udara Supadio, Pontianak, menuju Soekarno-Hatta, Jakarta. Setelah ditemukan dan dilakukan uji fisik, berlian itu hanya ditaksir tak sampai Rp 300 juta.

Tempo pernah memuat berita terkait dengan Idha saat ditugaskan di Sumatera Utara. Idha dan istrinya tinggal di Perumahan Terana Indah Blok A, Deli Serdang. Mereka kemudian mengontrak di kawasan Sungai Raya Dalam saat Idha ditugaskan di Pontianak dan menjabat Kepala Subdirektorat Narkoba Polda Kalimantan Barat. Tak lama setelah kasus perhiasan itu, pasangan ini pindah rumah.


Selain di Pontianak, pasangan ini memiliki apartemen di Gading Resort Residence City House Kelapa Gading, Jakarta Utara. Harga satu unit apartemen di kawasan ini di atas Rp 1 miliar.

Selain "diduga" berbisnis narkoba--kasus yang kini menjerat dan mengancam Idha dihukum gantung menurut peraturan perundangan di Malaysia, istrinya juga berbisnis wah. Sehari-hari, Titi disebut mengelola arisan berlian di Bhayangkari Polda Kalimantan Barat. 

Namun seorang istri polisi di Polda Kalimantan Barat menyatakan Titi tidak mengelola arisan. Pekerjaannya adalah berjualan kartu CUG Telkomsel. Per satuannya Rp 75 ribu. "Padahal harga belinya cuma Rp 15 ribu," tutur sumber itu.***(Tempo.co)


***Gambar illustrasi Tempo.co
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya