Bangka Belitung, lkbkalimantan.Com - Ada suasana berbeda saat malam perayaan Tahun Baru Imlek di Negeri Laskar Pelangi nama lain dari Kabupaten Belitung Timur yang tersohor ke seantero jagad ini, ratusan lampion berwarna merah memenuhi ruas jalan dalam kota Manggar sampai menuju pasar. Suasana Imlek sangat terasa ketika kita berada di pasar yang tidak jauh dari Kantor Bupati Belitung Timur.
Bukan hanya lampion, suasana keakraban di warung kopi pun turut menghiasi meriahnya malam Tahun Baru Imlek di Manggar Belitung Timur.
Di sebelah Timur Laut Pasar Lipat Kajang Desa Baru Kecamatan Manggar Belitung Timur, hiruk pikuk suasana acara di Vihara Cahaya Maitreya pun bergema memecah keheningan malam menyambut datangnya tahun baru Imlek. Tua muda bercanda dan bersenda gurau menikmati malam tahun baru ini.
Bukan hanya lampion, suasana keakraban di warung kopi pun turut menghiasi meriahnya malam Tahun Baru Imlek di Manggar Belitung Timur.
Di sebelah Timur Laut Pasar Lipat Kajang Desa Baru Kecamatan Manggar Belitung Timur, hiruk pikuk suasana acara di Vihara Cahaya Maitreya pun bergema memecah keheningan malam menyambut datangnya tahun baru Imlek. Tua muda bercanda dan bersenda gurau menikmati malam tahun baru ini.
Menurut Pandita Ketua Umum Panitia Kegiatan Acara Imlek di Vihara Cahaya Maitreya Manggar Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Benny salahsatu panitia mengatakan kegiatan kesenian mala mini khusus diperuntukkan menyambut tahun Baru Imlek ; setelah acara kesenian sekitar jam 12 malam nanti kami akan mengadakan makan malam bersama di Vihara ini,”tuturnya bercerita, Jum’at (31/01).
Ia juga mengatakan malam ini seluruh Vihara dan Kelenteng tentu saja super sibuk karena serangkaian upacara hingga sepekan sesudah Imlek nanti, Paling tidak terdapat tujuh ritual yang akan diselenggarakan.
Kota Manggar saat ini memang hanya memiliki dua tempat ibadah yaitu Vihara Dharma Suci dan Vihara Cahaya Maitreya yang masih aktif digunakan. Selain itu, untuk Vihara diluar Kota Manggar juga ada di Desa Burung Mandi Kecamatan Mempayak, Kecamatan Kelapa Kampit dan Kecamatan Gantung.
Kawasan Pasar Manggar memang merupakan kawasan Pecinan sejak dulu, Seiring perjalanan waktu, terjadi akulturasi budaya antara masyarakat pribumi dengan keturunan Tionghoa di kawasan tersebut. Wajar jika pada saat ini kawasan Pasar Manggar bukan hanya milik masyarakat keturunan Tionghoa,”ujar Benny.(@lizartanjung)
Ia juga mengatakan malam ini seluruh Vihara dan Kelenteng tentu saja super sibuk karena serangkaian upacara hingga sepekan sesudah Imlek nanti, Paling tidak terdapat tujuh ritual yang akan diselenggarakan.
Kota Manggar saat ini memang hanya memiliki dua tempat ibadah yaitu Vihara Dharma Suci dan Vihara Cahaya Maitreya yang masih aktif digunakan. Selain itu, untuk Vihara diluar Kota Manggar juga ada di Desa Burung Mandi Kecamatan Mempayak, Kecamatan Kelapa Kampit dan Kecamatan Gantung.
Kawasan Pasar Manggar memang merupakan kawasan Pecinan sejak dulu, Seiring perjalanan waktu, terjadi akulturasi budaya antara masyarakat pribumi dengan keturunan Tionghoa di kawasan tersebut. Wajar jika pada saat ini kawasan Pasar Manggar bukan hanya milik masyarakat keturunan Tionghoa,”ujar Benny.(@lizartanjung)

