lkbkalimantan.com, Pos Pengungsi Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang menyediakan fasilitas Mobil Pintar yang terisi buku buku bahan bacaan serta berbagai permainan anak anak. Keberadaan Mobil pintar ini menarik langkah Ibu Negara Ani Yudhoyono untuk mengunjunginya.
Di dalam mobil pintar tersebut, Ibu Ani yudhoyono segera menyapa dan melewatkan waktunya bersama anak anak pengungsi "Anak-anak bisa mewarnai? siapa yang bisa, siapa yang berani? Anak indonesia harus berani ayo. Anak2 kenapa ada di pengungsian bukan dirumah? Coba tau ga?" Sapa Ibu negara kepada anak anak yang tengah berada di Mobil Pintar.
Pertanyaan itu dijawab oleh seorang anak bernama Rafi "karena Gunung meletus bu" yang segera disambut kembali oleh Ibu Negara sembari memberi pengertian secara sederhana agar anak anak mampu bersabar untuk berdiam di wilayah pos pengungsian.
"Anak-anak sabar dahulu ya disini dan bisa manfaatkan buku buku" pesan bu Ani, Anak anak tampak antusias menjawab pertanyaan pertanyaan Ibu negara. Ketika ditanya tentang cita citanya, anak anak bersahutan menjawab, ada yang ingin menjadi dokter agar bisa menjaga kesehatan ibunya, dan juga ada yang ingin menjadi tentara agar bisa menolong orang.
"Kemarin pak tentara nolong apa" Tanya Bu Ani, dijawab " Nolong orang sakit bu, terus nolong orang yang kepalanya bocor" sambil tersenyum ramah Ibu Negara mengajak anak anak untuk bernyanyi. Segera Merekapun bersama sama menyanyikan lagu Bintang kecil.
Lebih lanjut Ibu Negara berpesan agar anak anak rajin belajar, mematuhi orang tuanya, selalu beribadah dan berbuat baik. "Insya Allah semua akan jadi pemimpin di waktu yang akan datang.
Sampai ketemu lagi, dadah..:" Kata ibu Negara menutup perjumpaan singkatnya dengan anak anak Pengungsi di Mobil Pintar, Posko Pengungsi Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
Selanjutnya Ibu Ani Yudhoyono kembali mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyimak pemaparan Kepala Dinas Kesehatan Malang, Mursyidah, sembari meninjau Posko Kesehatan bagi para pengungsi di Pujon.
Dalam pemaparan tersebut, disampaikan mengenai ketersediaan air bersih, ruang rawat inap, dapur umum dan pelayanan nasi bungkus. Yang dikerjakan oleh para relawan Palang merah Indonesia. Presiden menyampaikan penghargaannya kepada para relawan sambil menyalami para relawan di dapur umum yang tengah sibuk menyiapkan sekitar 7000 Nasi Bungkus. (di)


