LKBKalimantan.com-----Menyusul Jero Wacik Menteri ESDM dan Sekretaris DPRD Provinsi Maluku Utara Abubakar Abdullah,setelah mengetahui begitu dahsyatnya media online mengemas informasi hangat dan terbaru, pada akhirnya keduanya meminta maaf kepada Crew dan Pengelola Media Online diseluruh Indonesia atas sikapnya melecehkan keberadaan crew dan media online ini.
Hanya beda-beda tipis dengan Jero Wacik dan Abubakar Abdullah,ternyata di Ketapang Kalimantan Barat juga masih ada pejabat strutural yang sepertinya menganggap enteng keberadaan Media Online.
Sebut saja Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Ketapang,Joko Prastowo,disaat kunjungan Agus Heryansah wartawan salah satu surat kabar di Ketapang kepada yang bersangkutan (Joko Prastowo – Red),Kamis, 12 September 2013 di ruang kerjanya,setelah usai wawancara terkait jumlah penduduk yang berada diwilayah transmigrasi yang baru,terjadi obrolan diluar kontek pemberitaan.
Dalam pembicaraan itu,menurut Agus Heryansah,bahwa untuk mengetahui perkembangan Kabupaten Ketapang tidak hanya dimedia cetak tetapi juga bisa dilihat di Media Online,oleh Kadis Nakertrans ditanggapi dingin saja.
"Selain media cetak perkembangan informasi dapat dibaca juga pada media online,pak,"kata Agus Heryansah.
"Untuk media online saya tidak pernah membaca, apalagi membuka internet,saya tidak tahu yang gitu-gituan,hanya media cetak saja yang sering saya baca,"ungkap Joko Prastowo sombong.(lkbk/Agus.H)

