HUKRIM

hukrim
Tampilkan postingan dengan label Ketapang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ketapang. Tampilkan semua postingan

Lantai Ruang Kelas SDNegeri 07 Ketapang Rusak, Nazarudin :”Diusulkan 2017”

KETAPANG-Kondisi lantai di ruang kelas 6-b Sekolah Dasar Negeri 07 Jalan Ade Irma Suryani, Kecamatan Delta Pawan, Ketapang, Kalimantan Barat, rusak.

Hal itu dibenarkan, Markus Rudi  salah satu Guru yang bertugas di sekolah tersebut kepada Portal LKBK.co.id, Selasa (15/11/2016) siang.

“Yang rusak kelas 6-b, ruangan atas, dan gedung baru ada keramik lantai yang terbengkas. Kalau yang unit bawah, yang dibangun 1972, lantainya banyak yang jebol”,terang Markus.

Mendengar kabar bahwa ada bangunan di SDNegeri 07 yang rusak itu, Kasubbag Perencanaan Dinas Pendidikan Ketapang, Nazarudin, langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi bangunan sekolah yang terbilang sangat pavorit di Ketapang ini.

Kepada Portal LKBK.co.id, Selasa (15/11/2016) usai kunjungannya ke sekolah tersebut, Nazarudin berjanji akan mengusulkannya pada kegiatan proyek tahun anggaran 2017 yang akan datang.

“Bangunan yang rusak itu, akan kita usulkan pada kegiatan proyek tahun anggaran 2017 nanti”,terang Kasubbag Perencanaan Diknas Ketapang, Nazarudin.***(Halim Anwar/LKBK).

Gambar: Kasubbag Perencanaan,Nazarudin,bersama Guru-Guru,melihat langsung lantai kelas 6-b di SDNegeri 07 Ketapang yang rusak.***(Foto: Doc.Markus Rudi).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Hampir Lima PNS Pemkab Ketapang Dipecat, Desember Pejabat Eselon Dua,Tiga dan Empat Dilantik

KETAPANG-Bupati Ketapang,Kalimantan Barat,Martin Rantan,SH mengatakan bahwa untuk memimpin Ketapang dirinya akan selalu bersikap dan bekerja secara profesional‎. Sesuai misinya akan bekerja menuju pemerintahan yang lebih baik.

“Jujur, yang merupakan hal terberat bagi saya adalah mengubah mindset pegawai. Maka saya sering melakukan sidak ke kantor-kantor, dan sidak pada jam kantor, ada tidaknya pegawai yang melalaikan tugasnya",kata Bupati Martin Rantan,dalam acara silaturahmi dan koordinasi dengan para mantan tim sukses dan relawannya,Kamis (10/11/2016) malam di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Jalan Haji Agus Salim Ketapang.

Baca: Silaturahmi dan Koordinasi Mantan Tim Sukses,Donatus Rantan:”Mereka Harus Dirangkul Untuk Bangun Ketapang”


Selanjutnya kata Martin, bahwa sejak kepemimpinannya sebagai Bupati Ketapang sudah hampir 5 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Ketapang yang telah dipecatnya, karena melanggar dan tidak taat aturan kepegawaian.

"Begitu juga,terhadap penataan SKPD, dan dalam forom itu juga saya mengatakan,tidak usah melobi saya untuk mendapatkan jabatan,kalian kerja yang baik saja, pandai saya menilainya", tegas Martin Rantan,seraya mengatakan bahwa saat ini dirinya ‎masih menata internal pemerintahan di Kabupaten Ketapang, dan pada bulan Desember 2016 akan melantik pejabat struktural eselon 2,esselon 3 dan esselon 4.***(Halim/Agus/LKBK)

Gambar :Martin Rantan,SH,Bupati Ketapang (tengah), mantan Ketua Tim Sukses,Kristoporus Popo (kiri),dan Donatus  Rantan,mantan konsultan strategi kemenangan Martin Rantan,SH dan Drs.Soeprapto,S‎.***(Foto:Agus).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Silaturahmi dan Koordinasi Mantan Tim Sukses,Donatus Rantan:”Mereka Harus Dirangkul Untuk Bangun Ketapang”

KETAPANG-Tugasnya telah selesai dalam mengantarkan Martin Rantan,SH dan Drs.Soeprapto,S sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, Kalimantan Barat,namun meskipun demikian kita masih merasa mempunyai tugas dalam hal mengawal pembangunan di Kabupaten Ketapang,terutama dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Ketapang.

Hal tersebut disampaikan Donatus Rantan,mantan konsultan strategi kemenangan yang mengantarkan ‎Martin Rantan,SH dan Drs.Soeprapto,S sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, hingga tahun 2021 yang akan datang. Dalam acara silaturahmi dan koordinasi dengan para mantan tim sukses dan relawan Martin – Suprapto,Kamis (10/11/2016) malam di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Jalan Haji Agus Salim Ketapang.

Baca juga : Ini Kata Kristoporus Popo Diacara Silaturahmi dan Koordinasi Mantan Tim Sukses Martin Rantan – Suprapto


"Disitu kita ada panggilan nurani untuk kita tetap harus mendukung dan mengawal,tapi bagaimana caranya, karena kita tidak bisa masuk ‎dalam struktur pemerintahan.Maka salah satu solusi yang didapat untuk masuk mengawal RPJMD itu adalah mendirikan rumah perkumpulan mitra pembangunan",terangnya.

Rumah Perkumpulan Mitra Pembangunan itu,dikatakannya sudah disahkan secara berbadan hukum oleh Notaris dan sudah didaftarkan ke Kesbangpollinmas Ketapang sejak, 24 April 2016.mempunyai tugas kewajiban dalam mengawal dan mendukung pemerintahan agar ‎membangun sesuai dengan cita-cita Ketapang Maju dan Sejahtera.

Selanjutnya kata Donatus, ada lima program diperkumpulan Mitra Pembangunan yaitu, program pengembangan kumunitas Pro Independent,agar seluruh mantan ketua tim sukses yang diminta menjadi koordinator untuk tetap memelihara silahturahmi, dalam arti kata bukan hanya mendukung saat pemilihan tapi juga mendukung saat pelaksanaan pembanguan ‎menyeluruh. Program ekonomi dan pembangunan. Program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Program advokasi dan pelayanan hukum, serta Program pelayanan sosial dan kemasyarakatan.

"Maka sekarang ini kalau soal pembangunan untuk di Kabupaten Ketapang kita tidak bisa yang dulu hanya berteriak memenangkan lalu berteriak, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua, itu tidak terlepas baik dulunya para pendukung saat Pilkada dari calon pasangan nomor urut,2,3 dan 4. Mereka harus kita rangkul dalam pembangunan di Kabupaten Ketapang ini",pungkas Donatus Rantan.***(Halim/Agus/LKBK).

Gambar :Martin Rantan,SH,Bupati Ketapang (tengah), mantan Ketua Tim Sukses,Kristoporus Popo (kiri),dan Donatus  Rantan,mantan konsultan strategi kemenangan Martin Rantan,SH dan Drs.Soeprapto,S‎.***(Foto:Agus).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Ini Kata Kristoporus Popo Diacara Silaturahmi dan Koordinasi Mantan Tim Sukses Martin Rantan – Suprapto

KETAPANG-Meski saat ini sudah berstatus mantan tim sukses pendukung pasangan Bupati dan Wakil Kupati Ketapang,Martin Rantan - Suprapto dari jalur independent, namun tim tersebut diharapkan tetap terus mendukung program-program dalam perjalanan pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Martin Rantan,SH – Drs.Suprapto hingga tahun 2021 yang akan datang.


Hal itu disampaikan Kristoporus Popo, selaku mantan Ketua Tim Sukses pasangan Martin – Suprapto, dalam acara silaturahmi dan koordinasi dengan para mantan Tim Sukses, koordinator wilayah,koordinator kecamatan,koordinator pemilihan dan mantan relawan, pasangan nomor urut 1, Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, Martin – Suprapto, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Kamis (10/11/2016) malam.

"Kita mengantar, kita juga yang mengawal,memang seperti yang pernah saya katakan terdahulu, bahwa kewenangan kita sebagai tim sukses hanya mengantar sampai ‎kemenangan saja, setelah itu kita serahkan kepada birokrasi Pemerintah Daerah",kata Kristoporus Popo, dalam sambutannya dihadapan para mantan tim sukses dan relawan.

Selanjutnya kata Popo,program-program Visi dan Misi Martin Rantan,SH dan Drs.Soeprapto.S, sebagai  Bupati dan Wakil Bupati Ketapang,Kalimantan Barat, sebagaimana yang telah disepakati terdahulu, bahwa untuk membantu mensuksesknnya dilanjutkan kembali oleh para PNS dan Birokrat di Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang hingga 5 tahun ke depan.

"‎Meskipun demikian kita masih juga ikut membantu mengawal beliau, tentunya dengan peran kita masing-masing demi  kemajuan Ketapang. Seperti kalau sebagai petani berperanlah sebagai petani, berkoordinasi dengan saling bantu. Peternak,pengusaha dan kontraktor dengan program masing-masing",pinta Kristoporus Popo,dalam acara silaturahmi dan koordinasi itu.***(Halim/Agus/LKBK).

Gambar :Martin Rantan,SH,Bupati Ketapang (tengah), mantan Ketua Tim Sukses,Kristoporus Popo (kiri),dan Donatus  Rantan,mantan konsultan strategi kemenangan Martin Rantan,SH dan Drs.Soeprapto,S‎.***(Foto:Agus).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Masyarakat Empat Desa dan Perusahaan Perkebunan Sawit di Manis Mata Selesaikan Masalah Dengan Kesepakatan

MANIS MATA-Permasalahan yang terjadi antara pihak  masyarakat Desa Kelampai, Pakit Selaba,Pelampangan dan Sengkuang Merabung Kecamatan Manis Mata yang telah menyerahkan lahannya untuk dijadikan kebun kelapa sawit kepada PT. Umekah Sari Pratama (USP), pengurus KUD Mitra Karya Perkasa (MKP) dan juga pihak Management perusahaan akhirnya disepakati atas dasar musyawarah kedua belah pihak yang bertempat di Hotel Aufa Manis Mata dengan dihadiri Muspika Manis Mata, Rabu (9/11/2016) kemarin.

Isi dari kesepakatan tersebut adalah,

- Bahwa perwkilan desa dan calon anggota petani plasma Kopbun MKP setuju dan sepakat saudara Juntin,S.Pd tetap menjabat dan menjalankan fungsi, tugas, wewenang serta tanggung jawab sebagai ketua umum Kopbun MKP.

- Saudara Juntin,S.Pd sebagai Ketum Kopbun MKP menunjuk kepengurusan baru.
- bahwa dengan berjalannya kembali kepengurusan Kopbun MKP, maka segala proses administrasi keuangan dan urusan internal maupun eksternal koperasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Ketum beserta pengurus.

- Bahwa dengan telah disepakati dan kembali aktifnya kepengurusan koperasi, maka segala permasalahan yang pernah timbul diantara pengurus telah dianggap selesai.

- Bahwa dengan adanya proses pengajuan dari koperasi serta proses droping dana talangan dari PT. USP untuk calon anggota kopbun MKP maka droping dana tersebut akan dikirim melalui rekening koperasi, selanjutnya Ketum dan pengurus akan mencairkan dana tersebut sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku di bank serta internal koperasi.

- Bahwa perhitungan pembayaran dana talangan diberikan berdasarkan luasan dan waktu pembebasan lahan yang telah mencapai umur 48 bulan kecuali lahan yang berstatus lahan bermasalah.

- Untuk Desa Kelampai sampai saat ini belum dapat menerima dana talangan sebesar Lima Puluh Ribu Rupiah per hektar.

- Khusus wilayah Desa Pelampangan sambil menunggu proses pengajuan dan penetapan pencairan dana talangan maka semua kegiatan operasional kebun PT. USP dapat berjalan kembali tanpa adanya hambatan.

- Bahwa hal-hal lain terkait dengan proses percepatan data calon petani, proses pengajuan dan percepatan pencairan dana talangan akan selalu dikomunikasikan oleh pengurus dan kepala desa dengan manajemen PT. USP baik di kebun maupun di Kandir Pontianak.

Kapolsek Manis Mata AKP Slamet Kusumo Widodo mewakili unsur Muspika mengharapkan "bangun komunikasi yang baik antara manajemen dengan warga ke 4 desa dimana dilingkungan wilayah kebun PT. USP dan diminta kepada masyarakat setiap ada permasalahan tolong dikomunikasikan terdahulu dengan aparat desa maupun tokoh masyarakat, apabila mengalami kebuntuan baru libatkan muspika" ujarnya.

"Jangan sampai menimbulkan perselisihan, hindari tindakan-tindakan yang melanggar hukum. Karena saya yakin apabila suatu permasalahan di selesaikan dengan musyawarah akan membuahkan hasil yang terbaik " ungkapnya.***(Wan Usman/LKBK).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Iptu Jami’ad, Kapolsek Marau Sebagai Inspektur Upacara Hari Pahlawan di SMU Negeri Satu Marau

MARAU-Memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2016 SMU Negeri 1 Marau mengadakan upacara bendera yang dilaksanakan di halaman gedung sekolahannya.

"Nilai-nilai kepahlawanan jangan sampai sirna di hati nurani Rakyat Indonesia terutama bagi kaum pemuda dan pelajar sebagai generasi penerus bangsa " ujar Luther Pasiakan Kepala SMU 1 Marau didampingi Waka kesiswaan Marjono,S.Pd.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolsek Marau Iptu Jami'ad dengan peserta upacara seluruh dewan guru dan siswa SMU 1, SMK 1 dan SMP Negeri 1 Kecamatan Marau.

Dalam amanat Irup Jami'ad menyampaikan bahwa "dengan melaksanakan upacara peringatan hari pahlawan ini yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya dapat memberikan semangat perjuangan kepada dewan guru dan siswa  dan sekaligus memberikan pengertian kepada siswa tentang nilai-nilai perjuangan dan semangat yang terkandung dalam peringatan hari pahlawan ini sehingga dapat tumbuh dan berkembang serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari mulai dari ruang lingkup yang paling kecil sampai ke masyarakat luas sehingga dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara yang kita cintai ini " ungkapnya.

Luther mengharapkan " alangkah baiknya Bupati Ketapang memberikan Instruksi agar  kegiatan upacara peringatan hari pahlawan ini bisa dilaksanakan oleh pihak pemerintah kecamatan dengan mengundang unsur muspika lainnya, tokoh masyarakat termasuk pejuang jaman dahulu, tokoh pemuda, tenaga pendidik dan siswa juga undangan lainnya supaya dimasing-masing wilayah nilai-nilai kepahlawanan tidak semkin redup sifat nasionlismenya dan semakin berkurang seperti jaman terdahulu " harapnya.

Dilain tempat Ir. Wijaya Yasmin yang dihubungi  di Manis Mata berhubungan dengan Hari Pahlawan ini merasa miris karena  kemerdekaan sudah di isi dengan kegiatan Korupsi, tawuran serta konsumsi Narkoba dari berbagai tingkat usia.

"Setelah 71 tahun Indonesia merdeka rasa dan nilai kepahlawanan tentu saja tidak lagi diwujudkan berupa perjuangan dengan bambu runcing sambil meneriakan pekik merdeka atau mati. Sepantasnya lah hasil perjuangan para pahlawan itu, kita wujudkan dalam mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan membangun " tutur Wijaya Yasmin.

"Saat ini kita miris, karena karena kemerdekaan sudah di isi dengan kegiatan Korupsi, tawuran serta knsumsi Narkoba dari berbagai tingkat usia. Tidak hanya di kota - kota besar tapi juga sudah merambah kepelosok negeri " ujarnya.***(Wan Usman/LKBK).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Di Sungai Bihak Ilegal Loging,Perjudian dan PSK Marak, Warga Minta Polisi Turun Tangan


HULU SUNGAI-Setelah dibukanya jalan darat oleh PT.Alas Kusuma di Karmak,Desa Senduruhan,Kecamatan Hulu Sungai,Kabupaten Ketapang, yang menghubungkan ke Harjon dan Kecamatan Sokan Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, saat ini marak terjadi ilegal loging di wilayah itu, seperti disampaikan masyarkat setempat yang enggan disebutkan identitasnya kepada media ini,Kamis (10/11/2016) siang.

Menurut keterangan dari sumber yang dapat dipercaya, bahwa para pekerja ilegal loging di wilayah itu,diantaranya ada oknum warga masyarakat Randau Jungkal Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, dan ada oknum warga masyarakat Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Dalam praktiknya, diduga mereka menggunakan ratusan buah gergaji mesin untuk membabat kawasan hutan lindung Gunung Santo dan Hulu Sungai Bihak.


Selain terjadi ilegal loging, juga menurut sumber, bahwa di lokasi tersebut marak perjudian, dan cafe-cafe malam yang identik dengan PSKnya. “Ini yang membuat resahnya masyarakat Sungai Bihak yang kebetulan wilayahnya dikerjakan dengan cara cuci blok, di hutan adat mereka”,terang sumber, seraya minta kepada aparat keamanan, khususnya Polres Ketapang untuk melakukan penertiban, sebab itu adalah hutan lindung dan wilayah adat masyarakat, jangan sampai ada gesekan yang dilakukan masyarakat setempat terhadap para pekerja di lokasi itu.***(Anggie/LKBK).

Gambar: Kegiatan Ilegal Loging di blok RKT 2015 PT.Wanasokan Hasilindo,Kecamatan Hulu Sungai yang berbatasan dengan Kecamatan Sokan,Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.***(Ist).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Proyek Teknologi Hazton Kelompok Tani di Ketapang Diduga Ada Penggelembungan Anggaran

KETAPANG-Pola bantuan Hazton ‎untuk peningkatan produksi,produktifitas tanaman pangan yang diterima oleh para kelompok tani bersumber dari dana APBN 2016, dimana masing-masing kelompok melalui Rekening Bank Kalbar,Cabang Ketapang,Kalimantan Barat, mendapat bantuan sebesar Rp.112.000.000.-(Seratus Dua Belas Juta Rupiah).

Dalam pengelolaan bantuan itu  kelompok tani,menurut pengkuan dari salah satu warga petani, di desa Sai Jawi,Kecamatan Matan Hilir Selatan,Kabupaten Ketapang,Kalimantan Barat, bahwa para petani menerima bantuan tersebut hanya dalam bentuk barang saja dari ‎perusahaan pemasok yang dikawal oleh Dinas Pertanian dan Perternakan (Distanak) Kabupaten Ketapang.

‎"Setelah barang selesai dibagikan para kelompok tani,mengambil rekomendasi kedinas (Distanak-red) untuk mencairkan dana ke BPD. Setelah dana itu cair keseluruhannya Rp.112.000.000, mereka diarahkan langsung menyetor kebeberapa perusahaan pemasok barang yang telah diterima petani",urai salah satu warga petani Desa Sai Jawi yang enggan disebut namanya kepada media ini.

Menurutnya, selain ada benih padi yang rusak ketika mereka terima, juga ada harga pupuk cair yang telah didistribusikan perusahaan pemasok kepada para kelompok tani itu, dirasakan harganya cukup mahal, dan sangat beda dengan harga eceran dipasaran bebas.

"Seperti harga pada pupuk cair merk Pomi ukuran 1 liter, harga eceran  di salah satu toko pertanian hanya Rp.70.000,- dan merk Beka 1 liternya hanya Rp.50.000.- Sedangkan harga dari pemasok, Pomi ukuran liter yang sama Rp.85.000 dan Beka Rp.70.000.untuk dua barang saja sudah jauh selisih harga",ungkap sumber.

Sementara itu menurut, Humaidi Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Distanak Ketapang,yang didampingi Kasinya,Ruswandi, menyikapi keluhan salah satu warga petani di Desa Sai Jawi tersebut,mengatakan bahwa,persoalan petani harus membeli bibit padi  melalui pemasok lantaran bibit-bibit yang telah disediakan itu sudah bersertipikat agar ada legalitas.

"Ya,namanya benih walau ada sertipikat kalau tidak tumbuh atau lain sebagainya,karena ada faktornya seperti dari angkutan,penyimpanan dan waktu penyemaian oleh petani. Meskinya jika ada masalah soal bibit harusnya petani itu cepat lapor kekita agar ada tindak lanjutnya. Untuk kita minta gantikan bibit dengan perusahaan pemasok itu‎",imbuhnya,yang diamini Ruswandi, kepada media ini beberapa waktu lalu.

Diakui Humaidi, bahwa untuk di Kabupaten Ketapang teknologi Hazton ‎memang pihaknya yang menerapkan. Maka dari itu para petani harus melaksanakan teknologi sesuai anjuran.

Ditambahkan Ruswandi, maka dari itu paket-paket barang seperti pupuk tidak ada dijual bebaskan dipasaran atau kios-kios pertanian. Barang-barang itu menurutnya,hanya ada diprodusen pabrik langsung.

"Seperti informasi dari.Pak Kadis yang didapat, disampaikan kekita tentang masalah harga Beka dieceran itu yang katanya ada jual ditoko pertanian,itu hanya katanya saja‎.Setahu saya tidak ada dijual eceran",ujarnya.

Terhadap persoalan tidak dijual bebasnya terutama sebagian dari jenis pupuk cair yang telah dibagikan oleh pemasok.Dari informasi yang diterima media ini,memang dalam kurun waktu belakangan ini tidak ada lagi beredar luas ditoko maupun kios-kios pertanian yang ada di Ketapang, ‎meski sebelumnya sempat beredar bebas.

Namun,berdasarkan hasil penelusuran wartawan media ini,beberapa waktu lalu,bahwa didapat pada salah satu toko pertanian yang masih ada menjual eceran pupuk cair  jenis ‎Beka dan Pomi dengan harga eceran jenis pupuk Beka Rp.50.000 dan Pomi Rp.70.000, ini artinya sangat bertolak belakang dengan pengakuan dari pejabat yang ada di Dinas Pertanian Ketapang terebut, yang mengatakan bahwa produk itu tidak dijual bebas, tapi ternyata ada.

Pertanyaannya ada apa dengan proses proyek bantuan kepada Kelompok Tani tersebut ? Selanjutnya, silakan pihak terkait untuk melakukan penyelidikan dan bahkan melakukan penyidikan,sebab berdasarkan analisa dan hitungan kasar diduga ada penggelembungan anggaran yang cukup banyak keuntungan yang diperoleh oleh oknum tertentu di dinas tersebut atas terselenggaranya proyek dari APBN 2016 itu. ***(Agus Hariyansyah/LKBK).

Gambar : (1). Humaidi, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Distanak Ketapang. (2). Dan Jenis pupuk cair Beka dan Pomi yang masih ada dijual dipasaran dengan harga sedikit lebih murah dibanding harga yang diberikan oleh perusahaan pemasok kepetani,dengan kawalan pihak Distanak Ketapang.***(Foto:LKBK).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Kawal Pembangunan Ketapang, Mantan Tim Sukses Martin-Suprapto Adakan Silaturahmi dan Koordinasi

KETAPANG-Guna mengawal serta berperan terhadap pembangunan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat,mantan Tim Sukses Kemenangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Martin Rantan,SH dan Drs.Soeprapto.S akan menggelar Silahturahmi dan Koordinasi di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang, Jalan Haji Agus Salim, Kamis,(10/11/2016) malam.

Menurut mantan Ketua Tim Sukses pemenangan pasang itu, Kristoporus Popo,acara silahturahmi dan koordinasi tersebut rencana nya akan digelar mulai pukul.19:00 Wib, akan dihadiri oleh mantan-mantan tim sukses,para koordinator wilayah, para koordinator kecamatan, dan para mantan pimpinan relawan.

"Tujuannya tidak lain,bahwa selain Masyarakat Ketapang,dalam memajukan pembangunan. Kita juga ikut turut serta dalam mengawal  pembangunan-pembangunan di Ketapang ini‎ ke depannya, agar lebih baik sesuai dengan Visi  dan Misinya Bupati Ketapang terpilih. Untuk menjadikan Kabupaten Ketapang yang lebih maju dan sejahtera",kata Kritoporus Popo,Rabu (09/11/2016) sore di Ketapang, seraya menyatakan bahwa,semua itu harus ada arahan yang akan didengar  terlebih dahulu dari Bupati Martin Rantan,SH.***(Agus Hariyansyah/ LKBK).

Gambar : Kristoporus Popo.Mantan Ketua Tim Sukses Kemenangan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang.Martin Rantan,SH dan Drs.Soeprapto.S, bersama rekan-rekannya saat diskusi pelaksanaan acara silaturahmi dan koordinasi mantan tim sukses pasangan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang,Martin Rantan - Suprapto,Rabu (09/11/2016) sore. ***(Foto:LKBK).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____


Libatkan Perusahaan Perkebunan,Jalan Amor Desa Manis Mata Akan Kembali Dibuka

MANIS MATA-Untuk memperpendek jarak tempuh antara Dusun Amor Desa Manis Mata, Ketapang, Kalimantan Barat,menuju ibukota Kecamatan,Panitia Pelaksana Pembangunan Jalan Amor Desa Manis Mata akan kembali membuka jalan tersebut yang sebelumnya sudah pernah di kerjakan sebagian oleh PT. HHK Timur SJE pada beberapa tahun lalu.

Dalam pembangunan pembukaan jalan tersebut Panitia akan melibatkan 4 perusahaan perkebunan di antaranya PT. HSL, PT. HHK Timur, PT. UAI dan PT. MSL yang telah diundang untuk membicarakan pelaksanaan pembangunan yang bertempat di Kantor Desa Manis Mata pada hari ini, Rabu (9/11/2016).

Dalam penyampaian nya dari pihak panitia yang disampaikan oleh Bambang Ismanto sebagai ketua panitia meminta kepada pihak perusahaan untuk membantu memfasilitasi pembangunan pelaksanaan pembukaan jalan sepanjang 1,6 Kilo Meter yang nantinya akan dijadikan dasar kepada pemerintah untuk pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Jelai Manis Mata. Jalan yang akan dibangun nantinya akan memperpendek jarak tempuh yang sebelumnya menempuh jarak sekitar 30 Km, sementara dengan melewati jalan yang akan dibangun nanti hanya menempuh jarak sekitar 1,6 Km.

Dari pemaparan masing-masing perwakilan perusahaan, Silva Paulina Ria perwakilan dari PT. HSL menyampaikan bahwa akan mendukung kegiatan yang direncanakan, namun sebelumnya perlu dilakukan dulu peninjauan lokasi dengan menghadirkan orang yang menguasai pekerjaan ini sehingga nantinya pekerjaan akan terlaksana sesuai dengan yang kita inginkan.

Sedangkan PT. UAI yang diwakili oleh Amri Zaki juga turut mendukung pembangunan jalan ini namun pelaksanaannya dilakukan pada hari libur kerja karena kebutuhan perusahaan akan unit untuk pengangkutan TBS.

Kemudian dari PT. HHK Timur SJE dengan perwakilannya Indarto belum bisa memutuskan karena menurutnya imformasi ini pembuatan jalan ini akan disampaikan terdahulu kepada pihak management dan juga meminta kepastian berkenaan dengan pembangunan jembatan untuk menghubungkan jalan tersebut menuju ke Ibukota kecamatan agar kegiatan pembangunan jalan ni kedepannya tidak sia - sia.

Ditengahi juga oleh Kepala Desa Ratu Elok Ruswandi yang menjelaskan bahwa jembatan yang dimaksud sudah di ajukan ke pemerintah dan akan dilaksanakan pada tahun 2017.

Sementara PT. MSL yang juga diundang dalam musyawarah tersebut tapi tidak ada perwakilannya yang hadir.

Hasil musyawarah kemudian dimuat dalam risalah rapat yang di tandatangani oleh perwakilan pihak perusahaan, Muspika Manis Mata, Kades Ratu Elok dan Manis Mata serta Ketua dan Sekretaris Panitia.***(Wan Usman / LKBK).

Gambar: Rapat pembahasan perencanaan pembangunan jalan Amor -Manis Mata.***(Foto: Wan Usman).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Di Ketapang,Guru Kontrak Menumpuk Diperkotaan, Diduga Banyak Kepentingan Dibelakangnya

MANIS MATA-PGRI Kabupaten Ketapang,Kalimantan Barat,fokuskan perjuangannya kepada kesejahteraan guru dan pemerataan penempatan guru yang mana di ketahui tenaga guru lebih menumpuk di daerah perkotaan.

Ketika di hubungi media ini di sela-sela acara Pengukuhan PC PGRI Manis Mata dan seminar sehari yang dilaksanakan di gedung Traening Centre (TC) PT. HSL Cargill Group pada Senin (7/11/2016) kemaren, Nor Marhaen,S.Pd, Ketua PGRI Kabupaten Ketapang mengatakan, bahwa sekarang Program kita fokus tentang masalah kesejahteraan guru, kemaren pun pihaknya sudah mengadakan audensi di DPRD masalah kesejahteraan guru, sudah disampaikan, namun karena alasan dari Pemda Ketapang masalah dana, kadang ada, dan kadang tidak ada.

“Akhirnya tujuan kita mentok,namun kita tetap kejar terus, dan selalu kita perjuangkan baik itu dana sertifikasi guru, bahkan dana sertifikasi yang 2 bulan tahun 2014 tertunda itu, kita sedang usahakan dan di pastikan itu akan keluar, cuma waktunya saja yang belum kita ketahui",tuturnya.

Menyinggung masalah minimnya guru khususnya di daerah kecamatan yang diduga menumpuk di perkotaan, Nor Marhaen menanggapi, bahwa melalui PGRI  sudah meminta, bahkan memberi  masukan ke Kepala Dinas Pendidikan Ketapang  untuk masalah pemerataan guru ini, artinya wewenang dinas, tapi nampaknya Disdik ini belum punya keberanian untuk menyebarkan guru-guru.

“Karena kita semua tau bahwa di daerah kecamatan kurang guru, sedangkan di kota itu guru lebih, bahkan lebih hebat lagi yang lebihnya itu guru kontrak. Padahal awalnya tujuan pengangkatan guru kontrak itu untuk memenuhi kebutuhan guru, terutama di daerah pedalaman. Ini semua juga sudah kita sampaikan, cuma ada kadangkala jawaban mereka bahwa yang guru kontrak ini ada banyak kepentingan dibelakangnya. Sehingga sulit untuk secepatnya melaksanakan pemerataan penempatan guru. Artinya Disdik tidak punya kewenangan tertinggi, yang seharusnya program ini harus terlepas dari masalah adanya kepentingan itu tadi",kesal Marhaen.

Selanjutnya kata Marhaen, bahwa sekarang pihaknya ada semangat dengan Bupati Ketapang, Martin Rantan,SH, karena Bupati akan merencanakan dari tenaga honor yang di Pemda juga tenaga guru akan diratakan penyebarannya.

“Kita mengharapkan mudah-mudahan ini terlaksana. Dan harapan kami sebagai pengurus PGRI Kabupaten Ketapang kepada kawan-kawan guru yang bertugas di daerah pedalaman, walaupun dengan kekurangan tenaga, tapi tetap melaksanakan tugasnya dengan aktif, tetap semangat dan segala keluhan dan permasalahan sampaikan saja ke kami, untuk kami teruskan sesuai dengan permasalahan ke Dinas Pendidikan maupun ke Pemkab Ketapang", pungkasnya.*** (Wan Usman/LKBK).

Gambar: Ketua PGRI Kabupaten Ketapang Nor Marhaen,S.Pd.***(Foto: Wan Usman).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____





Terkait Penyerahan Hand Traktor, Ini Kata Pjs.Kadistanak Ketapang

KETAPANG-Pjs.Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Ketapang,Kalimantan Barat, Devie.P.Frantito, dihadapan 23 kelompok tani dari Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) saat penyerahan bantuan Hand Traktor dari APBD Ketapang,menghimbau kepada kelompok tani yang menerima bantuan Hand Traktor hasil dari previkasi. Sesuai keputusan Bupati jangan sampai diperjual belikan, jika dilakukan jual beli, maka sanksinya untuk kelompok itu kedepannya akan diblack list  untuk tidak menerima bantuan lagi.

"Jangan bantuan dari kami dijadikan ajang bisnis,untuk dialih tangan kan,kalau untuk dipinjamkan atau disewakan  ‎kekelompok tani lainnya  itu boleh saja,kemungkinan uangnya untuk biaya perawatan,sebab kami pun tidak menyedikan biaya untuk itu.Namun saya tekankan alat Alsintan yang diperbantukan harus lah diutamakan terlebih dahulu untuk kepentingan kelompok",tegasnya di aula pertemuan Distanak Ketapang,Selasa (08/11/2016) pagi.

Menurutnya,bahwa setelah Hand Traktor itu dibagikan kekelompok tani,pihaknya akan selalu memantau untuk pengawasan kelapangan agar ‎bantuan yang telah diterima oleh masing-masing kelompok tepat sasaran dalam menggunakan alat tersebut.

Terhadap proses penyaluran bantuan itu,menurutnya tidak ada penarikan dana sepeserpun oleh pihaknya.Sebab ia takutkan ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi ini,maka ditegaskannya tidak ada penarikan uang kepada kelompok yang menerima bantuan.

Ia berharap, agar para petani dapat menfaatkan bantuan yang telah diterima untuk dapat meningkatkan produktifitas lahan ‎yang telah digarap, demi cita-cita di Kabupaten Ketapang bisa swasembada pangan, khususnya beras.

Terhadap lahan pertanian yang ada di Kabupaten Ketapang,Devie, berpesan kepada para petani agar tidak melakukan ‎alih fungsi lahan.Sebab menurutnya,jika dilakukan alih fungsi lahan keperkebunan,dipastikan para petani akan sulit mendapatkan kembali lahan pertaniannya untuk diolah.***(Agus Hariyansyah/LKBK).

Gambar : Penyerahan HandTraktor kepada salah satu kelompok tani dari Kecamatan Matan Hilir Selatan oleh Pjs.Kadistanak Ketapang,Devie P.Frantito.***(Foto: Agus).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Kelompok Tani Matan Hilir Selatan Dapat Bantuan Hand Traktor, Ini Kabarnya

KETAPANG - Sebanyak 23 unit dari 103 unit Hand Traktor dibagikan terlebih dahulu oleh Dinas Pertanian dan Perternakan (Distanak),Kabupaten Ketapang,Kalimantan Barat.Kepada kelompok tani dari Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS),dihalaman belakang Kantor Distanak Ketapang.Selasa,(08/11/2016).pagi.

Menurut,Plt.Kadis Distanak Ketapang,Devie.P.Frantito,sengaja bantuan Hend traktor yang bersumber dari dana APBD Ketapang itu dibagikan sebanyak 23 unit terlebih ‎dahulu oleh pihknya lantran yang baru mengambil bantuan itu kelompok tani dari Kecamtan MHS.

"Itu,biar tidak terlalu menumpuk makanya kita utamakan terlebih dahulu kelompok mana yang mau mengambil bantuan,sambil menunggu kelompok dari Kecamatan lain yang akan mengmbil bantuan",Kata,Devie,diruang kerjanya.

‎Menurut,Devie para petani yang akan mengambil bantuan itu sebelumnya telah difrefiksi oleh pihaknya terlebih dahulu.Dan harus memiliki lahan sekitar 15 hingga 25 Hektar perKelompok.

"Makanya kita bagikan terlebih dahulu Alsintan jenis Hand Traktor karena ini sudah masuk masa tanam,orang lagi sedang ngolah tanah persawahannya kalau kita tidak kejarkan sekarang tidak ada menfaatnya",terang,Devie.

Dikatakan,dia,apabila petani sudah masuk masa panen kedepannya pihak Distanak akan segera membagikan lagi Alsintan mesin perontok padi  kepada kelompok tani yang memang sudah terefiksi.***(Agus Hariyansyah/LKBK/K65).

Gambar : Para kelompok tani dari Kecamatan MHS sedang menandatangani berkas Berita Acara(BA) pengambilan bantuan Hend Traktor diDinas pertanian Ketapang.***(Foto:Agus)
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Masyarakat Tumbang Titi Yang Lakukan Perladangan Berpindah Diberikan Pemahaman Secara Dini

TUMBANG TITI-Menidak lanjuti kegiatan pemantauan kebakaran hutan dan lahan KARHUTLA, Pemerintah melalui TIM Manggala Agni yang bekerja sama dengan Muspika Kecamatan Tumbang Titi, Ketapang, Kalimantan Barat, dalam hal ini Koramil, Polsek, dan Satpol PP Kecamatan tersebut, telah melakukan sosialisasi kepada Masyarakat yang masih melakukan praktek perladangan secara tradisional dalam hal berladang berpindah-pindah,Selasa (08/11/2016) pagi. 

Tanggapan dari Tokoh Masarakat dalam hal ini Ketua 1 DAD Kecamatan Tumbang Titi tentunya menyambut baik program pemerintah yang melakukan program penyadaran serta pemahaman secara dini kepada seluruh masyarakat secara khusus para petani peladang tradisional agar paham dan mengerti tentang penanggulangan pengendalian API saat melakukan tindakan perladangan secara tradisional tersebut. 

Meyelaraskan kegiatan itu ketua TIM pelaksana Sosialisasi KARHUTLA, Riswan Pasaribu menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak lain hanya melakukan sosialisasi kepada masarakat dalam hal perpanjangan tangan pemerintah pusat menyikapi pencegahan dan penyuluhan kepada masyarakat peladang tradisional. “Dan kegiatan penyuluhan ini memang harus jauh-jauh hari harus dilakukan penyadaran kepada saudara-saudara kita yang notabene peladang berpindah pindah”,tukas Riswan Pasaribu.***(Halim Anwar/LKBK/K65).

Gambar: Tim Karhutla Kecamatann Tumbang Titi.***(Ist).
____

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
____

Henrikus Pimpin Upacara Detik- detik Proklamasi di Halaman Kantor Bupati Ketapang

KETAPANG - Bupati Ketapang, Drs Henrikus M.Si memimpin upacara detik-detik Proklamasi dalam rangka peringatan HUT ke-69 Republik Indonesia, Minggu (17/8), di halaman depan Kantor Bupati Ketapang. Bupati hadir bersama Ketua TP PKK Ketapang, Ny.Riniwati Henrikus didampingi Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun SH dan Wakil Ketua TP PKK Ketapang, Ny.Rachmiwati Boyman SH. Bupati Ketapang bertindak sebagai inspektur upacara. 

Menurut Humas Sekda Ketapang,bahwa peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 69 yang bertemakan “Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 Kita Dukung Suksesi Kepemimpinan Nasional Hasil Pemilu 2014 Demi Kelanjutan Pembangunan Menuju Indonesia Yang Makin Maju dan Sejahtera” itu ditandai dengan penghormatan kebesaran, laporan komandan upaacara, serta pembacaan naskah proklamasi yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus S.Pd dan mengheningkan cipta yang dipimpin Inspektur Upacara. Pembacaan doa dibawakan Kepala Kantor Kementerian Agama RI Kabupaten Ketapang, Sarif Pendi. Puncak peringatan upacara detik-detik Proklamasi yaitu pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), yang terdiri atas Kelompok 17, Kelompok 8, Penarik Tali Bendera, Pembentang Bendera, dan Pembawa Baki.

Pasukan 17 dengan danton pasukan adalah Saufi Sahrir siswa SMAN 02 Ketapang. Sedangkan komandan kelompok delapan, adalah Ivan Dwi Perkasa siswa SMAN 1 Ketapang. Penarik Tali Bendera adalah M.Karyadi siswa MAN 1 Ketapang. Pengulur tali bendera Rifatul Auzan siswa SMA 3 Ketapang. Pembawa berita pagi adalah Nabila Wuri Hutami Ningsih, siswa SMAN 1 Ketapang. Pengibaran bendera berlangsung Khidmat.

Setelah pengibaran bendera dilakukan di halaman Kantor Bupati Ketapang, selanjutnya dilakukan ziarah ke makam pahlawan. Ziarah dilaksanakan dengan Inspektur upacara adalah Kapolres Ketapang. Dalam ziarah di makam Pahlawan, hadir juga Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun SH. Sedangkan upacara penurunan bendera, bertindak sebagai inspektur upacara adalah Wakil Bupati Ketapang, Boyman Harun SH. Pembawa bendera sore adalah Riatun Naijah, siswa SMA Mekar Tanjung Air Hitam, pembuka bendera adalah Gregorius siswa SMAN 1 Marau, pendamping kanan adalah Indra Pamungkas siswa MAN 1 Ketapang, dan Munawa sebagai pendamping kiri, dari SMAN 1 Ketapang. Mereka yang terpilih ini merupakan siswa-siswi berprestasi Ketapang yang terpilih dari seleksi sejak bulan April yang diikuti sebanyak 89 siswa dan dinyatakan lulus untuk Paskibraka Kabupaten Ketapang adalah sebanyak 27 orang, dan dua dinyatakan lulus untuk Paskibaraka tingkat Propinsi Kalbar yaitu Elisabeth Yohana dari SMAN 1 Sandai, dan Yoka Kusuma dari SMKN 1 Sandai. Paskibraka yang melakukan pengbaran di halaman Kantor Bupati Ketapang ini mulai latihan sejak 30 Juli 2014.

Rangkaian peringatan HUT RI di Kabupaten Ketapang juga disampaikan pengumuman piagam penghargaan sekolah Adiwiyata yang peduli lingkungan hidup dan berbudaya lingkungan hidup tahun 2014. Pemenang yang mendapat trophy dan uang pembinaan diantaranya: tingkat SD/MIN, peringkat I SDN 05 Kecamatan Delta Pawan, Peringkat II SD 06 Delta Pawan, peringkat III SDN 11 Kecamatan Muara Pawan. Tingkat SMP adalah peringkat I SMPN 06 Sukabangun, Peringkat II adalah SMPN 04 Kecamatan Benua Kayong, dan Peringkat III adalah SMP 08 Benua Kayong.

Kemudian untuk tingkat SMA/SMK, adalah peringkat I SMA 3 Delta Pawan, Peringkat II SMA Muhamadiyah Delta Pawan, Peringkat III SMK Muara Pawan. Penyerahan piagam dilakukan di Kantor Lingkungan Hidup Ketapang. Selain itu diumumkan juga Kecamatan Jelai Hulu sebagai juara pertama Lomba Kecamatan Sayang Ibu tingkat Kabupaten Ketapang,juara kedua adalah kecamatan Tumbang Titi, dan juara tiga Kecamatan Sungai Laur. Demikian juga Desa Periangan Kecamatan Jelai Hulu sebagai Desa percontohan Kecamatan Sayang Ibu. Rangkaian HUT Proklamasi Kemerdekaan RI di Kabupaten Ketapang juga disampaikan penyerahan Satya Lencana Karya kepada PNS. Penyerahan piagam Satya Lencana Karya dilakukan Bupati Ketapang diwakili Plt Sekda Ketapang, Drs H.Mahyudin M.Si kepada lebih dari 100 PNS yang telah mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat.

Sebelum dilakukan peringatan ke 69 detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, sejumlah rangkaian sudah dilakukan diantaranya: Pengukuhan Paskibraka yang dilakukan di Pendopo Bupati Ketapang. Pengukuhan dipimpin oleh Bupati Ketapamg diwakili oleh Plt Sekda Ketapang, Drs H.Mahyudin M.Si. Demikian juga renungan suci di Makam Pahlawan Tanjungpura dengan inspektur upacara adalah Komandan Kodim 1203 Ketapang. Hadir dalam malam renungan suci itu diantaranya, Wakil Bupati Ketapang Boyman Harun SH, Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang, Kepala PN Ketapang, Kapolres, Dandim dan Wakil Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus. Demikian juga penyampaian remisi kepada narapidana di Lapas Kelas IIB Ketapang. Upacara di Lapas dihadiri oleh Wakil Bupati Ketapang, Kejari, Pimpinan DPRD, Kepala PN Ketapang, Dandim 1203 Ketapang dan Kapolres Ketapang. Usai upacara di Lapas, rombongan Muspida Ketapang menuju halaman Kantor Bupati Ketapang untuk apel peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 69. Dari lapas menuju halaman Kantor Bupati Ketapang, Kapolres Ketapang, menggunakan sepeda “onthel”.***