HUKRIM

hukrim
Tampilkan postingan dengan label Hankam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hankam. Tampilkan semua postingan

Panglima TNI Gatot Nurmantyo Ajak 1.000 Siswa/i SMA Nuantara Bersatu Meraih Mimpi

JAKARTA- Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, ada sembilan kunci meraih mimpi antara lain Berdoa kepada Tuhan YME (Great Prayer), Bermimpilah setinggi- tingginya (Great Dreamer), Berbuat maksimal mewujudkan mimpi (Action), Selalu optimis bahwa pasti akan terkabul (Optimist), tetap fokus wujudkan mimpi (Focus), menghadapi hambatan harus fleksibel (Flexible), harus memiliki relasi (Networking), tetap belajar (Keep Learning), lakukan semuanya dengan hati (Do by Heart).

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pembekalan kepada 1.000 siswa/i SMA peserta Wisata Nusantara Bersatu dari seluruh Indonesia di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Mabesad, Jakarta Pusat, Sabtu (21/1/2017).

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dalam meraih mimpinya seluruh siswa/i SMA harus optimis, suatu saat mimpi itu akan tercapai dan tetap melakukan tindakan untuk meraih mimpi itu melalui belajar dan juga harus fleksibel terhadap hambatan-hambatan yang ada. “Terus fokus terhadap mimpimu, dan mimpimu itu besar sehingga kamu tidak bisa melakukannya sendiri dan kamu harus mempunyai great netwoork,” katanya.

Lebih lanjut Panglima TNI juga menyampaikan, raihlah mimpimu dan ajak teman-temanmu untuk meraih mimpi bersama-sama, karena meraih mimpi tidak bisa diraih sendirian, tetapi jangan hanya menjadi seorang pemimpi. “Kamu harus fokus terhadap mimpimu sepanjang masa dan setiap saat belajar dengan giat dan sungguh-sungguh serta tetap konsisten,” ucapnya.

“Disinilah kesempatan kamu berkumpul bersama teman-teman siswa/i lain dari seluruh Indonesia dan jadikan kebersamaan ini sebagai netwoorkkamu dan bersama-sama mempunyai satu visi, serta tetap harus belajar terus tentang kebersamaan dan bersosialisasi, sehingga jika semua dilakukan dengan hati maka hasilnya pasti akan meningkat,” tambah Panglima TNI.

Mengakhiri pembekalannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, siswa/i Wisata Nusantara Bersatu mempunyai mimpi besar dalam meraih cita-citanya membangun negara dan bangsa ini. “Saya titip bangsa dan negara kepadamu karena kamu sudah punya mimpi-mimpi besar dengan belajar dan berjuang menjadi bangsa ini lebih maju,” pungkasnya.

Sementara itu, menjawab pertanyaan awak media, Panglima TNI mengatakan bahwa kegiatan siswa/i Nusantara bersatu ini merupakan inspirasi dari amanat Presiden RI Ir. H. Joko Widodo tentang membangun bangsa Indonesia dari pinggiran. “Para siswa/i kelas 2 SMA berasal dari tempat-tempat yang terpencil, terpinggir seperti dari Sangir Talaud dan pulau-pulau kecil, mereka dikumpulkan di sini,” ujarnya.

“Diharapkan siswa/i ini setelah diberikan motivasi dan tugas, mereka punya bekal untuk menceritakan kepada teman-teman sekolah lainnya. Kemudian program ini akan dilakukan setiap enam bulan dan nanti yang selanjutnya mereka membuat Kader-Kader serta merekomendasi program ini kepada semua pelajar seusia mereka agar berjuang dengan belajar untuk bangsa dan negara,” ucap Panglima TNI.

Turut hadir pada pembekalan tersebut diantaranya, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Asops Panglima TNI Mayjen  TNI Agung Risdhianto, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, serta para Asisten Angkatan dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos.***(SP/LKBK65).

Gambar:Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65.
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

Panglima TNI Gatot Nurmantyo : “Menghadapi Kompetisi Global, Tantangan TNI AU Semakin Dinamis”

JAKARTA-Menghadapi era kompetisi global, tantangan TNI AU di masa datang akan semakin dinamis terutama terkait dengan perkembangan kompetisi kedaulatan wilayah udara, pada sisi lain pemberlakuan kebijakan Asean Open Sky Policy 2015, juga perlu terus mendapat perhatian khusus karena diprediksi akan berimplikasi pada keamanan dan kedaulatan.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memimpin upacara serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) dari Marsekal TNI Agus Supriatna kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di Taxy Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (20/1/2017).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa, sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, TNI AU perlu menempatkan dirgantara sebagai wahana penting dalam kehidupan nasional. “Dirgantara nasional sebagai kedaulatan negara yang memayungi kelangsungan hidup bangsa harus dipertahankan dan diamankan,” tegasnya.

Panglima TNI menyatakan bahwasanya dalam membangun kekuatan TNI AU, harus berani mengevaluasi diri secara jujur, terutama berkaitan dengan pembangunan kekuatan alutsista. “TNI AU sebagai komponen utama pertahanan bangsa aspek dirgantara, harus dapat menjadi pertahanan udara nasional yang handal,” ujarnya.

Dalam kurun waktu terakhir ini, masih terjadi peristiwa kecelakaan pesawat TNI. Oleh karena itu, perlu keseriusan dalam membenahi dan membangun kekuatan TNI Angkatan Udara. “Peristiwa serupa tidak boleh terulang kembali, harus sungguh-sungguh dalam pembinaan alutsista mulai dari perencanaan, pengadaan, penggunaan, maupun pemeliharan,” kata Panglima TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa dalam menyikapi perubahan dan perkembangan dunia yang demikian pesat, harus diimbangi dengan kemampuan personel TNI yang profesional, militan dan memiliki dedikasi yang tinggi kepada bangsa dan negara. “Loyalitas organisasi dan loyalitas leadership harus ditegakkan dan diimplementasikan, loyalitas adalah inti penghormatan seorang prajurit TNI, karena tanpa loyalitas bukanlah jiwa dan sikap seorang prajurit TNI,” tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa pada tahun ini, saya sudah mencanangkan untuk menjadi tahun bersih-bersih bagi TNI dari korupsi. “Ini menjadi tonggak penting bagi sejarah TNI untuk menguatkan tekad dan komitmen bersama, agar TNI benar-benar menjadi institusi terpercaya di negeri ini,” tegasnya.

“Siapapun kita, tidak boleh mengingkari dan menghianati komitmen itu dengan cara tidak melakukan korupsi sekecil apapun sebagai pertanggung jawaban TNI terhadap rakyat, bangsa dan negara,” pungkasnya.***(SP/LKBK65).

Gambar: Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65.
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

Panglima TNI Gatot Nurmantyo : “Semangat Kebersamaan Membangun Desa Sebagai Basis Ketahanan Wilayah”

JAKARTA-Kehadiran Program TMMD bukan sekedar menghadirkan bangunan fisik, tetapi yang lebih penting yaitu terbangunnya semangat gotong royong, meningkatnya kepedulian sosial dan semangat kebersamaan membangun desa sebagai basis ketahanan wilayah menuju ketahanan nasional.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat membuka Rapat Paripurna TMMD (TNI Manunggal Masuk Desa) ke-37TA. 2016, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (20/1/2017).

Panglima TNI menyatakan bahwa, semangat kejiwaan TMMD adalah semangat gotong-royong sebagai ciri dan budaya bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Pelaksanaan TMMD harus dapat memberi nilai tambah dalam prestasi kerja dan terbangunnya kondisi sosial, wawasan kebangsaan, ketahanan masyarakat serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Kita perlu terus bangun komunikasi sosial dengan masyarakat desa, agar pembangunan di desa dapat terlaksana dengan cepat sesuai harapan rakyat,tegas Panglima TNI.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, sejalan dengan meningkatnya keinginan Pemda, Kabupaten dan Kota untuk dilaksanakan TMMD di wilayahnya, maka pelaksanaan TMMD yang selama ini dilaksanakan dua kali setahun di tingkatkan menjadi tiga kali setahun.

Selama TMMD para prajurit saya perintahkan tidur di rumah penduduk, kemudian uang lauk pauknya dimasak dan dimakan bersama penduduk dimana prajurit tersebut tinggal,  dari situ diharapkan terjalin kekeluargaan dan persaudaraan dengan masyarakat,” ungkapnya.

Diakhir pengarahannya, Panglima TNI memberikan beberapa penekanan kepada peserta Rapat Paripurna TMMD, yaitu: Pertama, pelaksanaan TMMD tidak keluar dari tujuan dan semangat TMMD. Kedua, keberhasilan TMMD bukan bangunan fisik semata, tetapi yang lebih penting adalah dampak positif dari pelaksanaan TMMD. Ketiga, pelaksanaan TMMD dimaknai sebagai program yang dibutuhkan oleh masyarakat. Keempat,   evaluasi hasil TMMD sebelumnya untuk dapat meningkatkan dan mencapai hasil yang optimal pada pelaksanaan TMMD yang akan datang. Kelima, laksanakan TMMD dengan niat ingin berbuat terbaik, berani, tulus dan ikhlas semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada pemenang Lomba Karya Jurnalistik TMMD ke-37, serta penyerahan bantuan Laptop kepada perwakilan siswa SMA dari seluruh Indonesia yang berjumlah 1.000 orang.

Tema yang diangkat dalam penyelenggaraan Rapat Paripuna TMMD ke-37 TA. 2016 yaitu “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI”.

Rapat Paripurna TMMD ke-37 TA. 2016 diikuti oleh 520 peserta, terdiri dari para staf PJO TMMD, anggota Tim Asistensi Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), para Danrem selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP), para Aster Kotama/Kostrad/ Kopassus, para Kapen Kotama/Kostrad/Kopassus, para Dandim/Dansatgas TMMD ke-98 dan ke-99, para Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi, para Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Provinsi, serta perwakilan Bupati/ Walikota penyelenggera TMMD.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan, Irjen TNI Letjen TNI Setyo Sularso, para Asisten Panglima TNI dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto.***(SP/LKBK65).

Gambar: Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65.
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

Lagi, Satgas Kodam XII/Tanjungpura Terima Senjata Api Sebanyak Enam Pucuk

KUBU RAYA-Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Inf Tri Rana Subekti, S.Sos membenarkan adanya penyerahan Senjata Api sebanyak enam pucuk terdiri dari, empat pucuk Senjata Api Laras Panjang Jenis Lantak dan dua pucuk Senjata Api laras pendek, saat dikonfirmasi awak media via telephon genggamnya,Kamis (19/1/2017) kemarin malam.

Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Tri Rana Subekti menyampaikan, bahwa penyerahan Senjata Api (Senpi) sebanyak enam pucuk itu dari warga Sagatani yang diserahkan pada Rabu 18 Januari 2017, kepada anggota Satgas Kodam XII/Tpr Serka Iron M Rizal disaksikan dua anggotanya, di Rumah Antok (41), Ia selaku Tokoh Masyarakat Kecamatan Sagatani beralamat di Jalan Sagatani, Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, Kodya Singkawang, ungkapnya.

Lanjutnya, dalam penyerahan Senpi kepada Satgas Kodam XII/Tpr, menurut laporan dari Dansatgas kepada Kapendam XII/Tpr bahwa Antok menjelaskan, warganya yang menyerahkan senjata api tersebut tidak ada unsur paksaan, melainkan dengan kesadaran mereka sendiri untuk menyerahkan senjata api milik mereka, ujar Kapendam.

Kapendam pun via telephon genggamnya menyampaikan terima kasih, kepada Satgas Kodam XII/Tpr yang telah melaksanakan tugas dengan baik, “dan salam hormat saya kepada warga Sagatani dan Bapak Antok selaku tokoh masyarakat Sagatani, yang telah bekerjasama dengan baik”,tutup Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Tri Rana Subekti.***(SP/LKBK65).

Gambar: Documen Pendam Tanjungpura untuk Portal LKBK65.
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

Bakamla RI Wujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

JAKARTA-Lantunan merdu ayat suci Al Qur'an Surah Al Ahzab ayat 21-22 dan Surah Ibrahim ayat 7 yang dibacakan oleh Sape'i  dan Sari Tilawah oleh Neneng Siti Aisyah, yang keduanya merupakan personel  Bakamla RI, menambah kekhusyukan acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H di  Kantor Bakamla RI Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017).  

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo S.E., M.H. dalam amanatnya yang dibacakan oleh Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Sestama Bakamla RI) Laksda TNI Agus Setiadji S.A.P.  antara lain mengatakan :

“Selain perjuangan dan suri tauladan yang telah ditunjukkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam, peringatan Maulid ini juga perlu dimaknai secara spiritual, moral, sosial, dan persatuan”.

Nilai spiritual yaitu bahwa melalui peringatan ini diharapkan dapat menumbuhkan dan menambah rasa cinta kepada Rasullullah SAW dengan kelahirannya sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam, ‘memetik’ nilai moral dengan meneladani akhlak Rasul SAW yang terpuji, nilai sosial dengan menumbuhkan kepedulian kita terhadap sesama manusia, lingkungan alam, dan makhluk hidup lainnya. Dan juga diharapkan melalui peringatan ini dapat mempersolid kekuatan dan kebersamaan dalam semangat persatuan.

Acara peringatan Maulid Nabi SAW bertema “Dengan Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Bakamla RI Siap Wujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia” ini diisi pula dengan ceramah oleh Ustad Abdur Rokhim H. A, Skm, Skep, Mkes yang dikenal sebagai Ustadz Blangkon Loreng dan berdinas di Dinas Kesehatan Korps Marinir yang bermarkas di Jalan Pahlawan Usman dan Harun No. 40 Jakarta Pusat. Acara ditutup dengan do'a dan ramah tamah.***(SP/LKBK65).

Gambar: Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

Panglima TNI Gatot Nurmantyo: “TNI Dukung Pembangunan Nasional Dari Pinggiran”

JAKARTA-Sesuai instruksi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, TNI akan mendukung pemerintah dalam pembangunan nasional yang dimulai dari pinggiran dan tidak tersentralisasi. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada peserta Rapat Pimpinan Tentara Nasional Indonesia (Rapim TNI) tahun 2017, di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap,Jakarta Timur, Kamis (19/1/2017).

Panglima TNI dalam arahannya mengatakan, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dalam berbagai pertemuan bahwa sekarang ini sedang terjadi kompetisi global yang terjadi  karena pertumbuhan jumlah penduduk yang luar biasa dan akan habisnya energi pada tahun 2043.

“Sesuai Peak Oil Theory,turunnya produksi minyak bumi akan mengubah secara drastis gaya hidup dan model bisnis, sehingga menyebabkan krisis ekonomi dan depresi ekonomi yang lebih lanjut akan meningkatkan kejahatan dan merusak tatanan masyarakat, yang akhirnya menyebabkan terjadinya kompetisi global”, ujar Panglima TNI.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, setiap kebijakan Presiden RI merupakan solusi untuk menjawab permasalahan kompetisi global dengan memanfaatkan modal geografi Indonesia.

“Presiden menetapkan dalam Nawacita, Indonesia sebagai Negara Maritim dengan mengoptimalkan permukaan, dalam laut, dasar laut dan pantai, selanjutnya Negara Agraris melalui perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan dengan cara melibatkan rakyat dan kesemuanya untuk rakyat”, kata Panglima TNI. 

Panglima TNI mengatakan bahwa pada tahun 2016 penegakan hukum terus dilakukan dalam TNI antara lain melalui deklarasi perang terhadap Narkoba dan telah terbukti melalui program bersih-bersih Narkoba disetiap Kotama.

“Saatnya kita sikat itu Narkoba bersama BNN dan Polri, karena kalau kita biarkan maka anak cucu kita yang akan kena akibatnya. Tidak ada tawar menawar bila ada prajurit TNI terlibat sebagai pengguna dan peredaran narkoba harus di pecat,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI mengatakan bahwa TNI yang kuat, hebat dan profesional perlu pemimpin-pemimpin handal yang mampu memberikan contoh tauladan serta selalu bersama-sama dengan prajuritnya.“Dalam kondisi seperti ini kita harus solid dan tidak ada jarak antara yang memimpin dan yang dipimpin, soliditas diperlukan karena ancaman pemecah belah selalu ada,” tuturnya.

Lebih lanjut Panglima TNI menyatakan bahwa, bangsa Indonesia harus menyatukan tekad untuk kembali kepada nilai-nilai asli dan kearifan lokal bangsa Indonesia serta mengimplementasikan kembali Pancasila secara benar dalam setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“TNI dan Polri tidak boleh ada jarak, karena inti kekuatan bangsa Indonesia adalah TNI dan Polri. Apabila salah satu dilemahkan, maka Indonesia akan terganggu stabilitas nasionalnya,” ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI menjelaskan bahwa, Undang-Undang terorisme Indonesia masih mengkategorikan terorisme sebagai tindak pidana biasa, seharusnya terorisme didefinisikan sebagai kejahatan Negara. “Teroris itu sudah pembunuhan massal, membuat ketakutan berlebihan, merusak sendi-sendi kehidupan bahkan merusak kedaulatan Negara, karena teroris adalah kejahatan Negara,” katanya.

Sementara itu, Panglima TNI menyampaikan bahwa untuk mewujudkan kebijakan pemerintahtentangindustri pertahananmaka harus dilakukan pemanfaatan industri pertahanan dalam negeri untuk pemenuhan Alutsista TNI.

“Proses perencanaan pengadaan Alutsista TNI harus seijin Panglima TNI (sesuai UU RI No 34/2004 tentang TNI), memiliki interoperabilitas, transparansi, akuntabilitas serta terbaik, terinci, tepat guna dan berdaya guna serta mampu mendukung tugas pokok TNI,” pungkas Panglima TNI.

Turut hadir dalam pengarahan tersebut diantaranya Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.Ip.***(SP/LKBK65).

Gambar: Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

TNI Antisipasi Perubahan Global Akibat Krisis Ekonomi Dunia

JAKARTA-Pelaksanaan Rapat Pimpinan Tentara Nasional Indonesia (Rapim TNI) Tahun 2017 telah selesai dan akan dilanjutkan dengan Rapat Pimpinan Tingkat Angkatan, baik Darat, Laut maupun Udara sehingga dapat direalisasikan kegiatan untuk membantu pemerintah dalam mengantisipasi adanya perubahan-perubahan global akibat krisis ekonomi dunia.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi dan Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dihadapan awak media massa, usai penutupan Rapim TNI Tahun 2017 di Aula Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (19/1/2017).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa, sesuai arahan Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam mengantisipasi perubahan global dan adanya dampak dari perubahan tersebut, yang harus dilakukan adalah penyebaran pasukan TNI dan pembangunan pangkalan militer secara merata. “Penyebaran pasukan TNI dan pangkalan militer agar tidak terpusat di Pulau Jawa dan difokuskan di wilayah pinggir Indonesia, sehingga bisa menciptakan sentra-sentra perekonomian baru dan di wilayah tersebut lebih maju,” jelasnya.

“Dalam penyebaran pasukan TNI, akan dibentuk Kodam baru dan Armada baru. Saat ini TNI hanya berorientasi pada Armada Timur saja, sehingga perlu dibentuk Armada baru yang direncanakan berada di wilayah Papua,” tambah Panglima TNI.

Dalam mengantisipasi akibat krisis ekonomi dunia, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan bahwa saat ini telah dilaksanakan MoU Kemenkeu dengan TNI dalam mendukung program pemerintah tax amnesty. “Kerja sama antara Kemenkeu dengan TNI dan seluruh komponen bangsa lainnya diperlukan percepatan pelaksanaan tax amnesty dan kita pasti bisa memperoleh target yang direncanakan,” ujarnya.

“Apabila memenuhi target,  Menteri Keuangan telah berjanji akan menaikkan  anggaran belanja TNI menjadi 100% di tahun 2018, sehingga anggaran tersebut dapat digunakan untuk menghadapi ancaman global,” ucap Panglima TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa Indonesia bukan negara teokrasi maupun negara sekuler, sehingga tidak boleh mempermasalahkan mengenai suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). “Indonesia adalah negara yang masyarakatnya agamais, jadi dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara pasti akan hidup bersama-sama sehingga kita tidak boleh menyudutkan orang-perorang maupun kelompok agama lain,” pungkasnya.***(SP/LKBK65).

Gambar: Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

Dandim 1202/Singkawang Darody Agus,Hadiri Rapat Kerja Forkopimda di Kabupaten Sambas

SAMBAS-Komandan Kodim (Dandim) 1202/Singkawang  Letkol Czi Darody Agus, SE menghadiri Rapat Kerja Forkopimda di pimpin langsung oleh Bupati Sambas, H. Atbah Romin Suhaili, LC  dalam pembahasan kekerasan terhadap anak, di Aula Pemerintah Kabupaten Sambas,belum lama in.

Dalam pembahasan rapat tersebut Bupati Sambas mengatakan, penanganan masalah kekerasan terhadap anak, dimana saat ini banyak masalah terkait pelecehan seks terhadap anak, baik di lingkungan pendidikan maupun di luar lingkungan pendidikan, katanya.

"Kekerasan seksual terhadap anak ini sering dilakukan oleh orang dekat dari anak, sehingga mengharuskan kita semua untuk mencarikan solusi," ungkap Bupati Sambas.

Sementara Dandim 1202/Skw Letkol Czi Darody Agus berharap, "Dinas terkait terutama Dinas Pendidikan agar meningkatkan sosialisasi pemahaman dari tingkat pendidikan dasar, baik formal maupun non formal," kata Dandim.

Selain itu memberikan informasi kepada masyarakat, menurut Dandim yaitu memberikan informasi melalui baliho yang dipasang mengenai stop kekerasan terhadap anak, tambah Dandim.***(SP/LKBK65).

Gambar: Documen Pendam Tanjungpura untuk Portal LKBK65.
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

Satgas Kizi TNI Berikan Penyuluhan Kesehatan Gigi di Desa Kongo

AFRIKA-Tepat seminggu sebelum Satgas Kizi TNI Konga XX-M/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) mengakhiri pengabdiannya di Republik Demokrasi Kongo dan kembali ke tanah air, namun semangat dedikasi, pengabdian dan pelayanan Satgas Kizi TNI untuk masyarakat lokal belum surut.

Hal tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Cimic (Civil Military Coordination) pelayanan kesehatan gigi, berupa pelatihan cara menyikat gigi dan kebersihan mulut bagi masyarakat desa di pinggir kota Dungu, Rabu (18/1/2017) di Gedung Pemuda dan Wartawan (Centre Polyvalente Presse et Jeunesse) kota Dungu, yang baru saja dirampungkan oleh tim konstruksi Satgas Kizi TNI Konga XX-M/Monusco yang diarsiteki Kapten Czi Hari Gunawan dan Letda Czi Paskalis

Acara pelayanan kesehatan gigi mendapat sambutan yang meriah, khususnya dari Ibu-ibu warga lokal yang mendampingi balitanya untuk berpartisipasi dalam kegiatan kesehatan ini.

Anak-anak yang bertempat tinggal disekitar lokasi pekerjaan ini tampak tertib dan antusias mempraktekan cara menyikat gigi yang benar sekaligus ceria, karena mendapatkan sikat gigi baru yang dapat mereka gunakan sehari-hari di rumah.

Kegiatan Cimic pelayanan kesehatan gigi berupa pelatihan cara menyikat gigi dan kebersihan mulut bagi masyarakat desa Kongo, dibuka oleh Dansatgas Kizi TNI Konga XX-M/Monusco Letkol Czi Sriyanto, MIR, MA, sekaligus menyampaikan terimakasih atas partisipasi warga yang selama ini mendukung proyek pembangungan Gedung Wartawan dan Pemuda serta mengapresiasi semangat dan kedekatan Satgas Kizi TNI dengan masyarakat lokal di setiap lokasi pekerjaan.

“Walaupun hanya tersisa sepekan pengabdian Satgas Kizi TNI Konga XX-M/Monusco di Republik Demokrasi Kongo, namun kontribusi yang positif seperti kegiatan Cimic harus terus dioptimalkan sebagai bentuk pengabdian dan dedikasi tanpa batas dari Satgas untuk populasi lokal,” kata Letkol Czi Sriyanto.

Sementara itu, penyuluhan yang dibawakan oleh Lettu Kes Dr. Kirby Saputra selama 1 (satu) jam serta dibantu oleh Warrant Officer FARDC Richard (Tentara Nasional Kongo) yang bisa berbahasa Indonesia, berlangsung menarik dan juga diliput oleh jurnalis lokal kota Dungu.

Acara dilanjutkan dengan pembagian air bersih dan makanan ringan bagi warga lokal, sebagai rasa syukur sekaligus perpisahan kepada warga sekitar yang telah membangun interaksi positif selama proyek pembangunan gedung berlangsung.

Warga terlihat berdiri di samping jalan sambil melambaikan tangan, ketika tim Satgas Kizi TNI Konga XX-M/Monusco dibawah pimpinan Dansatgas Kizi TNI Letkol Czi Sriyanto, MIR, MA, meninggalkan lokasi seraya mengucapkan salam dan terimakasih.***(SP/LKBK65).

Gambar: Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65. 
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______

Panglima TNI Gatot Nurmantyo Saksi Pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Sebagai Kasau

JAKARTA-Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menghadiri pelantikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.Ip sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), yang dipimpin oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara,  Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (18/1/2017).

Pemberhentian dan pengangkatan Kepala Staf Angkatan Udara dari Marsekal TNI Agus Supriatna kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto tertuang dalam Surat Keputusan Presiden Republik IndonesiaNomor 2 TNI tahun 2017.

Dalam sambutannya Presiden RI Joko Widodo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Marsekal TNI Agus Supriatna  atas pengabdian dan jasa-jasanya yang telah disumbangkan kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia dan ucapan selamat kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Kepala Staf Angkatan Udara.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjadi saksi pada penandatanganan Berita Acara Pengangkatan Sumpah Jabatan  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.Ip sebagai Kepala Staf Angkatan Udara yang baru.


Turut hadir dalam acara tersebut  antara lain, Wakil Presiden RI H. Muhammad Jusuf Kalla, Ketua DPR RI Setya Novanto, Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Menteri ESDM Ignasius Johan, Menteri Kelautan dan Perikanaan Dr. (HC) Susi Pudjiastuti, Menteri Agama Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo dan Kepala BIN Jenderal Pol Budi Gunawan.***(SP/LKBK65).

Gambar: Documen Puspen TNI untuk Portal LKBK65.
_______

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
______