HUKRIM

hukrim
Tampilkan postingan dengan label Jokowi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jokowi. Tampilkan semua postingan

Presiden Jokowi Akan Bertarung Dikejuaraan Panahan Bogor Terbuka, Ini Persiapannya

JAKARTA-Disela kesibukan aktivitasnya sebagai kepala negara,Presiden Joko Widodo menggunakan waktu akhir pekannya untuk berlatih memanah di Pusat Pendidikan Zeni TNI AD (Pusdikzeni) Bogor, Jabar,  Sabtu (14/1/2017). Presiden hadir bersama putera bungsunya Kaesang Pangarep.

Menurut Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden (Setpres) Bey Machmudin dalam Siaran Persnya,Sabtu (14/1/2017) malam menjelaskan,bahwa latihan memanah itu merupakan bagian persiapan Presiden Jokowi untuk menghadapi Kejuaraan Panahan Bogor Terbuka 2017, yang akan digelar di Pusdikzeni Kota Bogor, 20-21 Januari 2017 mendatang.

“Berbagai macam kelas akan diperlombakan dalam kejuaraan itu,antara lain Recuve 70 m, Compound 50 m, Ronde Nasional 40 m (SMA dan Umum), Ronde Nasional 20 m (SD dan SMP), dan Eksekutif 20 m (standar nasional). Dalam kejuaraan tersebut,Bapak Presiden direncanakan akan mengikuti kelas standar nasional 20 meter,” kata Bey Machmudin.

Untuk persiapan event yang bergengsi tersebut Presiden Jokowi dalam berlatih panahan itu didampingi pelatih Rizal Barnardi dari Pajajaran Archery Club Kota Bogor yang juga Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bogor,Jawa Barat.***(Muhammad Fahrozi/LKBK65).

Gambar:Presiden Jokowi saat berlatih memanah di Pusat Pendidikan Zeni TNI AD (Pusdikzeni) Bogor, Jabar, Sabtu (14/1/2017).***(Foto: Doc.BPMI/Setpres).
___

“MENGUTIP SEBAGIAN ATAU SELURUH ISI PORTAL INI HARUS SEIZIN REDAKSI. HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG”
__

Permohonan Sengketa Hasil Pilpres Prabowo-Hatta Dinilai Kurang Kuat

JAKARTA - Kubu Prabowo-Hatta melayangkan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2014 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun dalam berkasnya ada beberapa kesalahan ketik dan data yang dinilai kurang kuat.

"Saya sudah baca, itu tidak cukup kuat untuk kemudian membalikkan keadaan. Baik itu dimenangkan atau pemungutan suara ulang," ujar pakar hukum tata negara Refly Harun kepada detikcom, Senin (28/7/2014) malam.

"Kalau dimenangkan, itu sangat sumir angka yang disebutkan dan terlihat sendiri kubu Prabowo-Hatta tidak melakukan tindaklanjut," tambahnya.

Menurut Refly, kubu Prabowo-Hatta menekankan pada peristiwa yang tidak biasa yang terjadi saat pemungutan suara. Padahal, menurut Refly, peristiwa yang tidak biasa kerap terjadi dalam proses elektoral.

"Dalam pemilu, iregularitas itu belum tentu kecurangan. Terlebih yang dikemukan terkait Data Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) dan tidak konsisten surat suara cadangan dan sebagainya," ujar Refly.

"Itu tetap disebut iregularitas tapi itu belum tentu kecurangan dan tidak bisa diketahui dan diverifikasi, apakah itu menguntungkan kubunya atau merugikan," tambah Refly.

Menurut Refly, untuk mengetahui DPKTb menguntungkan atau merugikan pasangan capres-cawapres tertentu hampir mustahil. Sehingga bukti yang disampaikan Prabowo-Hatta, bagi Refly, tidak kuat.

"Mencari hal-hal yan gtidak wajar, saya kira, 100 persen TPS mengalami iregularitas. Pemilu kita kan sangat kompleks, banyak sekali sifatnya unusual things," tutup Refly.***(dtk)

Mengenal Sekilas Joko Widodo,Presiden Terpilih Indonesia 2014 - 2019

JAKARTA-Joko Widodo atau Jokowi lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961; umur 53 tahun adalah presiden terpilih Indonesia tahun 2014. Politisi Indonesia ini adalah mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Surakarta (Solo) dari tahun 2005 sampai 2012 didampingi F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil wali kota. Dua tahun sementara menjalani periode keduanya di Solo, Jokowi ditunjuk oleh partainya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk memasuki pemilihan Gubernur DKI Jakarta bersama dengan Basuki Tjahaja Purnama(Ahok).

Walaupun pada masa kecilnya pernah tergusur sebanyak tiga kali, ia mampu diterima di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada dan setelah lulus berhasil menjadi pengusaha furnitur. Setelah itu, karier politiknya dimulai dengan menjadi Wali Kota Surakarta pada tahun 2005. Namanya mulai dikenal setelah dianggap berhasil mengubah wajah kota Surakarta menjadi kota pariwisata, budaya, dan batik. Pada tanggal 20 September 2012, Jokowi berhasil memenangkan Pilkada Jakarta 2012, dan kemenangannya dianggap mencerminkan dukungan populer untuk seorang pemimpin yang "baru" dan "bersih", meskipun umurnya sudah lebih dari lima puluh tahun.


Semenjak terpilih sebagai gubernur, popularitasnya melambung tinggi dan ia terus menjadi sorotan media. Akibatnya, muncul wacana untuk menjadikannya calon presiden untuk pemilihan umum presiden Indonesia 2014. Ditambah lagi, hasil survei menunjukkan bahwa nama Jokowi terus diunggulkan. Pada awalnya, Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputrimenyatakan bahwa ia tidak akan mengumumkan Calon Presiden PDI-P sampai setelah pemilihan umum legislatif 9 April 2014. Namun, pada tanggal 14 Maret 2014, Jokowi telah menerima mandat dari Megawati untuk maju sebagai calon presiden dari PDI-P, tiga minggu sebelum pemilihan umum legislatif dan dua hari sebelum kampanye. ***(Sumber : Wikipedia bahasa Indonesia)

Obama Inginkan Hubungan Lebih Erat dengan RI di Bawah Jokowi

Kesempatan pertama bagi kedua pemimpin untuk bertemu kemungkinan akan berlangsung di Myanmar, pada KTT Asia Timur di bulan November. Jokowi akan dilantik di bulan Oktober.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah memberi selamat kepada presiden Indonesia terpilih Joko Widodo awal pekan ini dan menyatakan bahwa hasil pemilihan presiden mengindikasikan komitmen bangsa Indonesia terhadap demokrasi.
Peter McCawley, pakar Indonesia di Australian National University (ANU) mengatakan walaupun Prabowo berencana memperkarakan hasil pemilu, pernyataan Obama secara tidak langsung menunjukkan dukungannya terhadap hasil pilpres.
"Tak pelak lagi bahwa pilpres tidak berlangsung 100 persen bersih. Terdapat banyak laporan permainan 'kotor' dari kedua pihak. Kita perlu tekankan, bahwa itu terjadi pada kedua kubu," kata McCawley.
"(Tapi) menurut standar internasional, pemilihan berlangsung dengan baik. Pejabat pemilu di Indonesia terorganisasi dengan baik, penghitungan berlangsung teratur, dan kotak-kotak suara dikawal dengan seharusnya. Ada perselisihan dengan proses pemilihan di beberapa wilayah di Indonesia, namun rata-rata kecacatan pada sistem cukup minim. Dan, berbagai insiden tersebut tentunya tidak menjadikan hasil akhir tidak sahih."
Kemitraan Komprehensif
Presiden AS menegaskan kembali pentingnya "hubungan dekat dan kerjasama dengan Indonesia," termasuk di dalamnya "kemitraan komprehensif" antar kedua negara.
Obama mengatakan ia menanti-nantikan pertemuannya dengan Jokowi, dan kerjasamanya untuk lebih memperdalam hubungan dan mencapai tujuan bersama. 
Kesempatan pertama bagi kedua pemimpin untuk bertemu kemungkinan akan berlangsung di Myanmar, pada KTT Asia Timur di bulan November. Jokowi akan dilantik di bulan Oktober.
Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia secara resmi diluncurkan pada saat Obama berkunjung ke Jakarta di bulan November 2010 dan berfokus pada energi, keamanan, perdagangan dan investasi, demokrasi, masyarakat madani, pendidikan, dan isu iklim dan lingkungan hidup.
Secara keseluruhan, AS dan Indonesia memiliki hubungan baik, walaupun terdapat ada beberapa isu, menurut McCawley.
"Ada kekhawatiran, saat ini, mengenai beberapa kebijakan Indonesia mengenai kontrol terhadap penanaman modal asing. Tapi ini sudah biasa dalam hubungan perdagangan dan investasi antara banyak negara, dan pada soal ini, hubungan kedua negara cukup baik dan kuat," ujar McCawley. "Tentu ada pertanyaan apakah presiden baru akan membawa perubahan kebijakan. Tapi tidak ada tanda bahwa presiden baru akan tidak meneruskan hubungan baik ini."
Obama telah mencoba menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai bagian dari strategi poros Asia yang diusung pemerintahannya.
Analis ANU Greg Fealy mengatakan Indonesia merupakan bagian penting dari strategi tersebut karena lokasinya.
"(Indonesia) adalah negara kepulauan terbesar di dunia dan terletak di tengah-tengah rute maritim antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik dan merupakan rute perdagangan penting, dan tentu saja, juga rute militer," ujar Fealy. "Indonesia juga merupakan negara dominan di ASEAN."
"Jadi, sangat penting bagi diplomasi AS di Asia Tenggara untuk mendapatkan dukungan Indonesia terhadap berbagai inisiatif AS, yang dapat mendorong negara-negara lain di wilayah tersebut untuk bekerjasama dengan Amerika Serikat," tambah Fealy.
Laporan HAM
Laporan HAM oleh Amerika Serikat tahun lalu memuat kritiknya terhadap Indonesia atas kegagalan Indonesia menjalankan penyelidikan yang transparan dan terpercaya terhadap berbagai insiden pembunuhan di luar hukum, dan mencantumkan keprihatinannya terhadap ketidakmampuan negara untuk melindungi hak-hak kelompok minoritas agama. 
Fealy mengatakan catatan HAM Indonesia seharusnya akan membaik di bawah Jokowi.
"Ia seseorang yang sangat pluralistis. Kita tahu bahwa ia mendapat banyak suaranya dari kelompok non-Muslim, sekitar 13 persen dari populasi, dan ini menunjukkan bahwa kelompok-kelompok minoritas percaya padanya."
Fealy mengatakan Jokowi memiliki sejarah, sebagai gubernur DKI dan walikota Solo, sebagai pemimpin yang berorientasi ekonomi. Jokowi juga menyadari bahwa kesuksesan pemerintahannya akan sangat tergantung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia, kata Fealy.

Ini berarti Jokowi akan ingin memanfaatkan semaksimal mungkin kesempatan perdagangan dan investasi dengan negara-negara seperti Amerika Serikat, tambahnya.***(VOA)

Persepi: Metodologi Quick Count Pol-Tracking Benar

JAKARTA-Seperti dilansir laman merdeka.com, Rabu (16/07/2014) bahwa,Perhimpunan Survei Opini Publik (Persepi) telah mengeluarkan hasil audit hitung cepat (quick count) pilpres 9 Juli yang lalu. Ketua Dewan Etik Persepi Hamdi Muluk mengatakan hasilnya adalah lembaga survei Pol-Tracking tenyata tidak bermasalah.

"Hasilnya ternyata baik, secara metodologis juga benar dalam menentukan sampling," katanya di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Rabu (16/7).

Sedangkan menurut Direktur Eksekutif Pol-Tracking, Hanta Yuda membeberkan sidang telah dilaksanakan Persepi secara tertutup dari jam 10.00 WIB hari ini (16/7). Pol-Tracking telah menyerahkan berkas yang berisikan hasil riset dari proses awal sampai akhir.

"Kami sudah menunjukkan operasional mulai dari rekrutmen, training dan pengiriman data. Dokumentasi seperti foto training juga sudah clear," beber Hanta.

Pol-Tracking merilis hasil hitung cepat yang mencatat kemenangan pasangan nomor urut dua, Joko Widodo-Jusuf Kalla dari pasangan nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dengan selisih sebesar 5 persen. Jokowi-JK 53,37 persen dan Prabowo-Hatta 46,63 persen.

Kemarin (15/7), Persepi sudah melaksanakan audit hasil quick count yang dihadiri dan diikuti enam lembaga survei yang menjadi anggota Persepi dan hasilnya baik. Keenam lembaga tersebut adalah Saiful Mujani Research Consulting (SMRC), Lembaga Survei Indonesia (LSI), Cyrus Network, Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Populi Center dan Indikator Politik.***

Relawan Keluarga Nusantara Jokowi – JK Ketapang Siap Dideklatasikan

KETAPANG-Drs.H.Andi Djamiruddin,Msi selain sibuk berkebun setelah pensiun dari PNS dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Wilayah Daerah Ketapang ternyata diam-diam sibuk juga sebagai Tim Sukses Pemenangan Capres dan Cawapres Jokowi – Jusuf Kalla.

“Saya diberikan mandat untuk turut ambil bagian dalam pemenangan Calon Presiden RI dan Calon Wakil Presiden RI Periode 2014 – 2019 sebagai Ketua Relawan Keluarga Nusantara di Kabupaten Ketapang,”ungkap H.Andi Djamiruddin,MSi kepada Lembaga Kantor Berita Kalimantan di kediamannya,Rabu (18/06/2014),pagi.

Seperti diakuinya,sejak beberapa hari ini dirinya ekstra sibuk sebab pada hari Minggu,22 Juni 2014 akan dilaksanakan kegiatan Deklarasi dan Pelantikan Relawan Keluarga Nusantara Jokowi – JK,yang dilaksanakan di Ballroom Space Hotel Aston Ketapang Jalan R.Soeprapto pada pukul 07.30 wiba.


“Insya Allah acara Deklarasi dan Pelantikan Relawan Keluarga Nusantara Jokowi – JK akan dihadiri sebanyak 600 orang relawan,dan pelantikan akan dilakukan oleh Ketua Relawan Keluarga Nusantara Jokowi – JK Kalimantan Barat Bapak H.Rusman Ali dan di hadiri Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Kalimantan Barat Bapak Cornelis,untuk persiapan acara itu,sepenuhnya sudah siap,”pungkas Drs.H.Andi Djamaluddin,Msi.***(H/LKBK)

Jokowi Fasih Bahasa Arab,Prabowo Tak Hafal Ayat Alqur’an

JAKARTA-Seperti dikutip dari Merdeka.com bahwa Capres Joko Widodo (Jokowi) memberikan pidato politik dalam Rakernas NasDem di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Ada yang tidak biasa dengan pidato yang dilakukan oleh Jokowi ini.

Dalam pembukaannya, Jokowi mengucapkan salam yang bernuansa lebih Islami. Tidak seperti biasa, yang hanya mengucapkan Assalamualaikum WR WB. Kali ini Jokowi mengucap salam dengan lengkap menggunakan bahasa Arab yang terdengar fasih.

Mendengar ucapan salam tersebut, para hadiri pun sontak riuh bertepuk tangan. Tidak sedikit kader NasDem yang hadir pun nyeletuk.

"Kalau Prabowo enggak bisa kayak begitu tuh," ucap politikus NasDem Effendi Choiri yang biasa dipanggil (Gus Choi) di lokasi, Selasa (27/5).

Setelah salam, Jokowi pun meneruskan pidato politiknya. Salah satunya soal pakaian resmi yang akan digunakan pasangan Jokowi-JK.

"Oleh karena itu saya mengenalkan lebih dahulu seragam yang ingin kita gunakan. Kemarin kan kita pakai putih-putih, eh di sana (Prabowo-Hatta) juga pakai putih-putih. Trendsetternya tuh kita sebetulnya, sananya follower, tapi okelah ya sudah kita membangun sebuah diferensiasi yang jelas," tegas dia.

Diketahui, berbagai kampanye hitam menyerang pasangan Jokowi-JK jelang pilpres 9 Juli. Salah satunya soal kabar yang menyebut bahwa Jokowi anti Islam.


Prabowo Tak Hafal Ayat Alquran Saat Meniru Mahfud MD


Capres Prabowo Subianto menghadiri deklarasi dukungan dari para guru besar dan cendekiawan seluruh Indonesia di Balai Kartini, Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan apresiasinya kepada pemimpin sebelumnya.

"Kita akan hormati pemimpin sebelum kita, presiden dan wakil presiden kita akan hargai semua prestasi pada bangsa ini," kata Prabowo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (27/5).

Prabowo menuturkan, setiap orang baik harus berbuat sesuatu untuk kemajuan dalam kehidupan. Bermaksud ingin mengambil kutipan Mahfud MD, namun sayang Prabowo tak hafal ayat Alquran untuk menggambarkan statementnya tersebut.

"Kutipan dari pak Mahfud MD dari Alquran itu kalau orang baik tidak berbuat maka yang berkuasa pasti orang jahat, sayang saya enggak hafal ayatnya," kata Prabowo sambil tertawa.***(Sumber: Merdeka.com)

***Foto doc kompasiana

Jokowi & Cawapres Emban Tugas Berantas Mafia Ekonomi Hukum

JAKARTA - Jokowi dan siapa pun yang menjadi cawaspres, mengemban tugas memberantas mafia ekonomi dan hukum, yang selama ini membuat rakyat menderita dan jumlah orang miskin sulit dikurangi.
"Jokowi harus memilih pasangan yang bisa membantu memberantas mafia ekonomi hukum," kata Sekjen Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Utje Gustaaf Patty, di Jakarta Senin (21/4).
Utje mengatakan, rakyat sudah muak atas aniaya bandar-bandar politik, aliansi penguasa-pengusaha. Pengelolaan pemerintahan 10 tahun terakhir yang memberi "kue-kue" merata ke semua golongan, hanya menjadi arena pertarungan aliansi penguasa-pengusaha.
"Impor migas yang tiada henti, merupakan contoh produk mafia pencari komisi (rent seeking). Kita bukan tidak mampu membangun kilang pengolahan minyak mentah, tapi sengaja tidak dibangun agar kebutuhan konsumsi dalam negeri tetap diimpor. Ini bagian dari siasat agar mafia migas tetap memperoleh komisi." katanya.
Dalam mafia hukum, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum yang didirikan Presiden SBY, ternyata tidak berlanjut, hanya menjadi jargon SBY guna pencitraan. Mafia di Mahkamah Konstitusi (MK), dan jelas merupakan mafia yang bukan baru terjadi, bukti kuat mafia peradilan.
"Ketergantungan impor pangan juga dipelihara. Dengan nilai impor pangan tahun 2013 yang sekitar Rp 320 trilun, adalah nilai yang sangat besar. Jika rent seeker memperoleh 10% atau Rp 32 triliun, tak terbilang pengorbanan rakyat untuk menghidupi aliansi pengusa-pengusaha, jelas Utje.
Kekurangan pasokan listrik bukan tidak diketahui sejak awal sehingga tahu persis kapan kapasitas harus ditambah, adalah contoh cerdik-pandai yang pura-pura bodoh. Krisis sengaja diciptakan, sebab dalam situasi kacau itulah rent seeker bisa leluasa.
Utje juga menyebut perbaikan jalan raya di Pantura yang disengaja tidak pernah tuntas, adalah lakon yang bisa dilihat rakyat secara langsung. Semua demi mafia proyek.

Standar miskin Rp 1,2 juta per bulan untuk 4 orang (suami-istri dengan 2 anak), adalah pengelabuan yang tidak masuk akal. "Jumlah orang miskin disulap menjadi hanya 28 juta jiwa, padahal dengan standar PBB US$ 2 per hari, jumlah orang miskin adalah sekitar 108 juta jiwa," pungkas Utje.***(RJ)

Ini Alasan Mahasiswa ITB Tolak Jokowi Masuk Kampus

BANDUNG- Seperti diberitakan Tempo.co pada lamannya,bahwa sekitar 100 orang mahasiwa ITB berunjuk rasa menolak kedatangan Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta, ke kampus di Jalan Ganesa, Bandung, ini, Kamis, 17 April 2014. "Kami tidak ingin kedatangan Jokowi karena berbau politis," kata koordinator lapangan aksi mahasiswa ITB Oky Fauzi Rahman.

Mahasiswa mempertanyakan rencana kedatangan Gubernur DKI Jakarta yang juga calon Presiden dari PDI Perjuangan itu ke kampus ITB. "Kalau tanda tangan kerjasama tidak masalah di Rektorat, kenapa mau datang ke kuliah umum," ujarnya.

Menurut Oky, acara kuliah umum bersama Jokowi dinilainya mendadak. Biasanya, jauh-jauh hari sudah jelas pembicara dan judulnya. "Judul kuliah umum di spanduk pun nggak ada," katanya.

Di spanduk tempat kuliah umum di Aula Timur ITB, spanduk hanya bertuliskan waktu kuliah umum dan foto Joko Widodo dengan seragam Gubernur DKI Jakarta tanpa judul kuliah umum.

Oky mengatakan, mahasiswa siap menerima calon Presiden mana pun, asalkan dihadirkan bersama untuk berdialog. "Datangkan semua capres untuk kami uji bareng-bareng," ujar Oky Fauzi Rahman.

Demonstrasi mahasiswa ITB itu mengurungkan Joko Widodo menyampaikan kuliah umum tentang pembangunan di Jakarta.


Sejumlah mahasiswa yang kecewa, mempertanyakan aksi mahasiswa itu karena dinilai bukan keputusan bersama seluruh mahasiswa ITB. "Tidak mungkin harus menunggu 3.000 mahasiswa ITB sepakat, kami mengambil langkah cepat untuk menjaga nama baik ITB," kata Oky Fauzi Rahman.***(Sumber : Tempo.co)

"Kalau Bukan Jokowi Capres, PDI-P Pasti Melorot"

JAKARTA-Pengamat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bakti tidak setuju jika ada anggapan bahwa pencalonan Joko Widodo alias Jokowi sebagai Presiden tidak membawa pengaruh terhadap perolehan suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada Pemilu Legislatif 2014. Menurutnya, Jokowi tetap membawa pengaruh bagi perolehan suara partai berlambang banteng tersebut.
"Saya tidak setuju kalau dikatakan tak ada 'Jokowi effect'. Kalau bukan Jokowi yang dicapreskan, PDI-P pasti akan jauh lebih melorot," kata Ikrar di Media Centre LIPI di Jakarta, Kamis (10/4/2014) siang lalu seperti dikutip Lembaga Kantor Berita Kalimantan dari laman  Kompas.com.
Hanya, kata dia, "Jokowi effect" memang tidak terlalu besar dan sesuai harapan. Pasalnya, PDI-P dinilainya terlambat mengambil keputusan untuk menetapkan Jokowi sebagai capres mereka. Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri baru menetapkan Jokowi sebagai capres menjelang kampanye terbuka.
Kampanye Jokowi sebagai capres PDI-P, menurut Ikrar, juga tidak terlalu masif. "Wajar kalau kemudian muncul fenomena 'Jokowi Yes, PDIP No'. Mereka yang mendukung Jokowi cenderung tidak mau mendukung PDI-P," ujarnya.
Untuk pemilu presiden mendatang, Ikrar menyarankan agar PDI-P tidak kembali salah langkah. Menurutnya, terlepas dari suara PDI-P di pemilu legislatif yang tidak maksimal, hingga saat ini dukungan publik terjadap Jokowi masih cukup tinggi.
"Kalau 'Jokowi Yes, PDI-P No' itu benar, artinya kan Jokowi masih mendapat dukungan publik jauh lebih besar dari partainya. Peluang tersebut harus terus dijaga. Koalisi harus benar-benar diperhatikan, jangan sampai buat keputusan bodoh yang menyebabkan PDI-P hanya mendapatkan sisa-sisa (rekan koalisi)," pungkasnya.
Hasil sementara hitung cepat berbagai lembaga survei, PDI-P memperoleh suara terbanyak. Seperti hasil hitung cepat Kompasberdasarkan data yang masuk sebesar 93 persen, PDI-P memperoleh suara sebesar 19,22 persen. Namun, hasil resmi akan diumumkan KPU nantinya.***(Kompas.com)


Keteraangan Gambar : KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo (kiri), mengunjungi para petani di Widodaren, Ngawi, Jawa Timur, Senin (31/3/2014). Pria yang akrab disapa Jokowi ini menanyakan kepada petani tentang bibit, irigasi dan juga kesejahteraan hidup.

Puisi-Puisi Fadli Zon Tak Pengaruhi Pendukung Jokowi

KETAPANG - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon ternyata belum berhenti menyindir lawan politiknya melalui puisi.Kamis (3/4/2014) kemarin, puisi terbaru Fadli berjudul "Sajak Tentang Boneka" beredar melalui pesan BlackBerry Messenger (BBM) dan ditayangkan oleh sejumlah Media Online dan diterbitkan media cetak serta dibahas oleh sejumlah stasiun televisi.

Menyikapi hal itu Halim H. Anwar yang tergabung dalam Barisan Relawan Jokowi President melalui dunia maya (Facebook) menilai puisi-puisi Fadli Zon itu tidak berpengaruh besar terhadap pendudukung Jokowi sebagai Capres RI menggantikan SBY.

“Malah dengan prilaku Fadli seperti itu akan menambah besar lagi dukungan lapisan masyarakat kepada Jokowi untuk maju sebagai Calon Presiden RI menggantikan SBY nanti,”ungkap Halim H. Anwar kepada Pers,Jum’at (04/04/2014) siang.

Selanjutnya Halim H. Anwar tidak banyak berkomentar,yang pasti menurutnya Jokowi adalah figur Calon Presiden satu-satunya yang sangat siap menggantikan SBY di Istana Negara nanti.

“Figur Calon Presiden setalah SBY tidak ada lagi, selain Jokowi,”ungkap Halim sambil menyerahkan lembaran sajak yang berjudul “Sepenggal Sajak Buat Jokowiku”,seperti berikut ini :

Sepenggal Sajak  Buat Jokowiku
(Dari Kalimantan Untuk Indonesia)

Biarkan orang berkata kau kerempeng
Yang berkata demikian itu pesaingmu yang kalah perang
Biarkan orang berkata kau boneka itu
Yang berkata demikian pesaingmu yang tidak laku-laku
Dan biarkan orang berkata apa saja  tentang dirimu
Yang penting rakyat mendukungmu

Apapun kata orang tentang dirimu
Kau tetap pelabuhan hati kami
Apapun kata orang tentang dirimu
Kau pemimpin masa depan negeri ini
Maju terus wahai  Jokowi ku

Biarkan mereka berkicau
Biarkan mereka berteriak hingga parau
Biarkan mereka mengancam membunuhmu
Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu
Teruslah maju,semua lapisan rakyat dukung dirimu
Tinggal menunggu waktu
Pasti ..!! Jokowi menuju Republik Indonesia satu

Ketapang,Kalimantan Barat,04/04/14
Karya : Halim H.Anwar


***

Jokowi Didukung Oleh Rakyat Dari Semua Lapisan

KETAPANG-Hasil investigasi Lembaga Kantor Berita Kalimantan bahwa Jokowi sudah didukung oleh rakyat dari semua lapisan,untuk melaju ke Istana Negara menggantikan SBY sudah tidak perlu diragukan lagi,lawan-lawan politik beliau juga semuanya pemain lama,dan "cara main"nya juga rakyat sudah tahu. Jadi 88 % kemenangan Jokowi sudah dalam tangan,tinggal bagaimana memperkuatnya saja.

Hasil investigasi ini berdasarkan wawancara dan komentar-komentar dari para pihak,terlebih lagi banyak kalangan terutama lawan politik Jokowi yang selalu mencaci,dan merehkan figur Jokowi,dipastikan melajunya Jokowi ke Istana Negara nanti sama persis dengan kondisi “SBY” 10 tahun yang lalu. Karena dicaci dan dilecehkanlah maka “SBY” menjadi Presiden RI hingga saat ini.

“Semakin dilecehkan,semakin dihina, maka Jokowi semakin kuat menjadi Presiden RI menggantikan SBY,”ungkap beberapa sumber kepada Lembaga Kantor Berita Kalimantan,Minggu (30/03/2014) siang.***(H/LKBK)

Foto doc.Istimewa.