Sungai menjadi nadi kehidupan bagi masyarakat kecamatan Hulu Sungai. Tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi sungai juga tempat untuk mandi, cuci, kakus maupun sumber air bersih.
KETAPANG(LKBK)-------------Namun, aktifitas penambangan emas sehingga menyebabkan air sungai keruh dikeluhkan masyarakat. "Kegiatan tambang emas liar di sungai Bihak Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang sudah saya omongkan dengan Dandim 1203 Ketapang Letkol Inf. Asep Akhmad Hidayat,S.Ip dan Kapolres Ketapang," kata YP Laway, pemuka masyarakat asal Riam Dadap, Kecamatan Hulu Sungai.
Pemuka adat yang berdomisili di Sandai ini menyebutkan Kapolres dan Dandim Ketapang sangat tanggap dengan keluhan masyarakat yang disampaikannya ketika pisah sambut di Dandim Ketapang belum lama ini. Banyaknya keluhan masyarakat akan ilegal minning di perbatasan Kabupaten Ketapang dengan Kabupaten Melawi menyebabkan masyarakat yang berdiam di aliran sungai Bihak sumber air bersihnya tidak terjamin. Padahal sungai selama ini bagi masyarakat adalah sumber kehidupan, untuk kebutuhan air bersih. Air menjadi keruh, dan dikhawatirkan mengandung bahan kimia mercury.
Jika air bersih sudah tercemar limbah berbahaya, maka tidak hanya ikan yang susah didapat. Tapi, kelangsungan masa depan anak bangsa perlu dipikirkan. "Saya khawatir akibat rendahnya pemahaman masyarakat, dan kebiasaan mereka yang selama ini minum air sungai seperti biasanya dalam kondisi tercemar, jadi berbahaya bagi mereka," ucapnya.
YP Laway menilai persoalan air sangat kompleks, tidak hanya bicara keruh. Air yang kotor juga menjadi sumber penyakit. Kesehatan perlu dijaga, lingkungan lestari dan asri perlu terus dipertahankan. Air juga erat kaitannya dengan mewujudkan Indonesia Sehat, dan percepatan pembangunan sanitasi. Karena itu, ia mengharapkan agar keruhnya air sungai dapat diatasi. Jika kondisi air sudah kembali bersih, ia yakin pembangunan kesehatan, pemukiman, infrastruktur untuk mendorong kesejahteraan masyarakat bisa teralisasi dengan baik."mari kita semua menjaga kebersihan sungai," ajaknya.***(andy candra/humas)
>Foto : YP Laway pemuka masyarakat asal Riam Dadap Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.***(doc.pribadi YP Laway)

