» » » » Nelayan Sukabangun Keluhkan Lampu Navigasi Masuk Muara Tidak Berfungsi

Nelayan Sukabangun Keluhkan Lampu Navigasi Masuk Muara Tidak Berfungsi

Penulis By on Minggu, 16 Februari 2014 | No comments

KETAPANG-Lampu Navigasi (anjir)  yang seharusnya berfungsi sebagai petunjuk arus lalu lintas  kapal-kapal maupun perahu motor nelayan yang akan masuk ke muara pelabuhan Sukabangun untuk berlalu-lalang pada malam hari hingga kini tidak berfungsi mirisnya lagi keadaan itu sudah bertahun-tahun lamanya.

Tentu hal ini, membuat para nelayan di Desa Sukabangun yang hendak bepergian ke laut merasa risih lantaran lampu untuk memandu arah masuk kepelabuhan itu pada malam hari tidak berfungsi lagi.

Menurut Oskar salah satu nelayan sukabangun mengatakan, jika lampu-lampu itu tidak dinyalakan, maka perahu nelayan, pada malam hari tidak bisa masuk karena tidak ada penuntun untuk menentukan alur sungai,berakibat  perahu nelayan bisa kandas dan pecah.

"Apa lagi saat menghadapi cuaca buruk saat ini,kalau sedikit meleset dari alur maka perahu motor nelayan bisa-bisa kandas dan pecah,tentu merugikan pihak nelayan,"ujarnya kepada Lembaga Kantor Berita Kalimantan,Minggu,16/02/2014.    

Anehnya lagi kata Oskar, jika ada kapal penyuluhan tentang lampu anjir (navigasi-red) dari pulau ke pulau datang untuk survey ke Ketapang, maka diempat titik lampu itu dinyalakan semua.Namun jika kapal penyuluhan itu pergi,lampu-lampu itu dimatikan lagi.  

Hal senada dikeluhkan Ibrahim akibat tidak hidupnya lampu navigasi itu ,ia merasa risih pulang pada malam hari dari laut.    

"Rata-rata nelayan disini menggunakan motor air kecil yang bermuatan sekitar tiga ton kalau tergalang pasti pecah,"kata.Ibrahim.

Para nelayan di Sukabangun berharap kepada petugas yang berwewenang agar dapat memfungsikan untuk mengaktifkan kembali lampu-lampu penuntun masuk di muara Sukabangun setiap malam,agar para nelayan didaerah itu  mudah keluar masuk untuk menentukan alur sungai  meski dalam keadaan cuaca buruk.***(LKBK/Ags.H)   



Keterangan photo : Oskar salah satu nelayan Desa Sukabangun

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya